Mobil Ambulance Puskesmas Jadi Transportasi Rapat

AMBULANCE-Mobil-ambulance-digunakan-untuk-pribadi

KAYUAGUNG, – Kendaraan mobil dinas ambulance yang seharusnya distandbykan di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung, digunakan oknum sebagai alat transportasi ke acara rapat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2015 di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Pantauan wartawan, kendaraan mobil dinas jenis ambulance BG 1228 KZ plat merah dan BG 1559 XX plat putih, terparkir di halaman Pemkab Kabupaten OKI, Senin (16/2) dari pagi hingga sore. Kendaraan tadi, semestinya berada di Puskesmas ataupun di rumah sakit terdekat, karena sepenuhnya untuk kegunaan pasien yang memerlukan. Namun, sebaliknya kendaraan itu malahan digunakan untuk kepentingan pribadi.

Yang membawa mobil ambulance tersebut mengikuti acara rapat koordinasi bidang kesejahteraan rakyat dengan tema “Kesejahteraan Rakyat Tanggung Jawab Kita Bersama Mari Kita Wujudkan Program Pemerintah Kabupaten OKI dengan Semangat Kebersamaan”.

Mobil-mobil itu terparkir di halaman Pemda OKI. Bahkan, informasi yang pernah diterima wartawan, banyak pasien baik itu di Puskesmas dan rumah sakit memerlukan kendaraan seperti ambulan guna rujukan ke rumah sakit Palembang. Pasien baik itu dari puskesmas maupun rumah sakit, tak jarang harus merogoh kocek lebih dalam karena mobil tak bisa berjalan kalau tidak ada uang transportasi dari pasien.

Melihat kondisi seperti ini, berarti mobil ambulance bisa digunakan untuk pribadi dan bukan sepenuhnya untuk pasien. “Ini tidak benar, seharusnya mobil ambulan di standbykan di Puskesmas atau rumah sakit,” kata mantan DPRD OKI, Khoirul Saleh SH MSc.

Menurut Khoirul, seyogyanya pemerintah melalui dinas kesehatan mengontrol hal seperti ini jangan sampai merugikan pasien. “Mobil ini untuk mengantar orang sakit dan bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya seraya berucap bagaimana kalau ada pasien yang memerlukan mobil ambulan.

Ditambahkan Khoirul, namanya saja mobil ambulan jadi harus difungsikan sebagai ambulan dan bukan hanya sekedar bacaan saja. “Mobil itu sudah jelas ada tulisan AMBULANCE jadi, gunakan sebagaimana mestinya,” pinta Khoirul seraya berucap hal ini jangan sampai terulang lagi. Karena menurutnya, kalau daerah jauh dari rumah sakit mobil ambulan sangat diperlukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan OKI HM Lubis MKes mengatakan, dirinya belum mendapatkan laporan mengenai mobil ambulan dipakai untuk pribadi, yang jelas mobil ambulan itu harus standby di puskesmas atau rumah sakit dan tak boleh dipakai pribadi. Mobil itu untuk antar jemput pasien bukan untuk pribadi,” ujar Lubis seraya akan menindak puskesmas mana yang menggunakan mobil ambulan untuk pribadi.

Masih kata Lubis, dirinya akan segera mengecek kendaraan itu. “Ya nanti yang membawa mobil akan dipanggil dan diingatkan bahwa mobil ambulan khusus untuk pasien yang memerlukan,” tutur Lubis. (lim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *