AMBI , Newshanter.com,- Paska kerusuhan yang terjadi di lembaga Pemasyarakatan kelas II A Kota jambi. Yang disertai dengan aksi pembakaran di dalam Lapas kini menyisakan keprihatinan tersendiri di lingkungan Departemen kemenkum Ham untuk wilayah Provinsi jambi, dari kejadian aksi Unjuk rasa Rabu (01/03/2017) malam lalu, dan berujung kaburnya 4 napi tersebut , kini Dirjen Kemenkumham langsung membentuk tim Investigasi atas kejadian yang menggemparkan tersebut.
Selain itu, memang sebelumnya petugas gabungan dari pihak lapas dan Polda jambi, pada malam itu merencanakan Razia gabungan Petugas Lapas dan dari polda jambi yang bersenjata lengkap.Akan tetapi mayoritas para warga binaan di lapas Kelas II A Jambi tersebut banyak yang menolak untuk di Razia atau Penggeledahan barang-barang terlarang yang diduga masuk ke dalam lapas tersebut.
Buntut dari ketidak terimaan tersebut terjadilah untuk rasa disecata spontan dari para penghuni lapas yang kapasitas penghuninya telah lebih dari seribu penghuni tersebut.
Dari informasi yang terhimpun News Hunter di lapangan para Napi tersebut menolak untuk di Razia Narkoba di dalam lapas , sehingga mengetahui akan terjadi razia , ratusan Napi tidak terima dan ada unsur provokasi yang disengaja oleh oknum Napi didalam lapas sehingga mereka mayotitas tersulut emosinya dan tidak terima dan terjadi rusuh dan untuk rasa yang berakibat kebakaran terjadi, sejatinya atas ketidak terimaan ini anggota TBI juga terlihat ikut menenangkan para warga binaan tersebut, akan tetapi , rusuh dan berujung terbakarnya sebagian fasilitas didalam lapas tersebut tak terhindarjan lagi.Puluhan napi khususnya warga binaan Wanita di evakuasi keluar ruangan, dan puluhan napi lainnya juga terlihat dilatikan ke luar untuk mendapatkan perawatan medis.
Aksi unjukrasa sendiri berlangsung sekitar pukul 19.00 wib.Namun aksi memanas hingga pukul 21.34 wib dengan dilakukannya pembakaran oleh Napi.”Katanya pagar sudah dijebol sama napi, yang demo banyak,”kata salah seorang sumber di lokasi kejadian
Belum diketahui pasti penyebab aksi unjukrasa.Imbas kerusuhan yang pecah di Lapas Klas IIA Jambi pada malam tersebut membuat empat orang napi kabur, dari lapas,Mereka kabur melalui Pos Menara 2. Dan petugas menemukan, kain Gendong yang digunakan untuk melarikan diri ke empat napi tersebut.
Data yang dirilis pihak Lapas Klas IIA Jambi kepada Polda Jambi 4 napi tersebut rata-rata terpidana dengan hukuman yang berat, diantaranya adalah, Musbarni Bin Abdullah, umur 26 tahun. Alamat Dusun Cat Bada Kec. Bireun Kab. Bireu Provinsi Aceh Perkara pasal 112 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 ttg Narkotika, masih tahanan mulai 18 Juni 2016 ( sel D1 kamar 13), Sdr. Hendri patria wiranata bin nasril (tahanan pengadilan). Atep Rahmat alias Aak Bin Aan Honda, umur 38 th.yang divonis 9 tahun penjara , dan johan , kasus pembunuhan satu keluarga dengan hukuman seumur hidup.Paska terjadinya kerusuhan tersebut kepala pengamanan lapas (KPLP) kelas IIA Jambi Nurhadi kini resmi diganti .
Hingga sabtu sore, (04/03) suasana di Lapas Kelas II A jambi dan sekitarnya masih di jaga ketat aparat TNI dan POLRI yang terlihat terus bersiaga.( aji)





