PAYAKUMBUH -Newshanter.com,- Wilayah hukum Polres Kota Payakumbuh dini hari tadi di gegerkan dengan pembunuhan sadis. Seorang pemuda tewas terkapar bersimbah darah dengan belasan liang di tubuhnya akibat tusukan senjata tajam, ditemukan di sebuah lokasi tepatnya di belakang SMA Negeri 4 Kota Payakumbuh di Kelurahan Balai Nan Duo Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Kamis (17/9/2015) dinihari sekitar pukul 01.45 Wib.
Informasi yang dihimpun Wartawan Newshanter.Com di Payakumbuh, jasad pria korban pembunuhan ini pertama sekali ditemukan oleh Hanafi (61), seorang penjaga (khusus malam) SMA 4 Payakumbuh.
Saat ditemukannya, pria itu sudah tertelungkup bersimpah darah di dadanya dan diperkirakan sudah meninggal. Karena melihat kejadian tersebut Hanafi memanggil petugas ronda dan menghubungi Polisi.
Namun, sebelum mendapati pria itu tersungkur bersimbah darah, Hanafi sempat melihat seorang pelaku yang membawa korban. Dia memiliki ciri-ciri memakai jaket hitam, menggunakan sepeda motor supra warna hitam.
Dengan rinci diceritakan Hanafi, sebelumnya ia mendengar adanya suara sepeda motor lewat depan rumahnya, maka Hanafi langsung keluar rumah dan melihat satu orang laki-laki yang bersimpah darah di dada, punggung dan lehernya.
Korban sudah tergeletak di jalan kecil belakang SMA Negeri 4 Kota Payakumbuh. Melihat itu satu orang laki-laki yang membawa korban tersebut menggunakan jaket hitam, sepeda motor supra warna hitam langsung lari dengan sepeda motornya dan meninggalkan korban.
Dengan adanya kejadian tersebut Hanafi langsung menghubungi petugas ronda dan petugas ronda langsung menghubungi pihak Kepolisian. Hanafi mengaku tidak kenal dengan korban dan juga tidak kenal dengan yang di duga pelaku.
Setelah pihak Kepolisian datang. Maka dilakukan olah TKP dan memberikan police line serta identifikasi. Korban bernama Revo Mario, 36 tahun, Minang, Wiraswasta, Kel. Labuh Silang Kec. Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh. Mayat korban dibawa ke RSUD Adnan WD Kota Payakumbuh.
Sementara, Kapolresta Payakumbuh AKBP Yuliani SH yang dikonfirmasi melalui Kapolsekta Payakumbuh AKP Russirwan mengakui memang telah terjadi peristiwa pembunuhan di belakang SMA 4 Payakumbuh.
Ketika ditanya apa motif pembunuhan itu, Russirwan belum bersedia memberikan keterangan banyak. “Kasus ini telah dalam penanganan Polresta Payakumbuh. Pelaku saat ini juga sedang diburu,” ujarnya singkat. (zal)





