PALEMBANG–Newshanter.com. Seorang Mahasiswi Akademi Bidan (AkbiD) Assanadiyah Palembang Tia (19) ditemukan tewas gantung diri oleh pacaernya disamping Asrama Putri Akbid AssanadiyahJalan KH Balqi tepatnya di Lorong Banten IV Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II, Palembang,Jumat (11/5/2018).
Masyarakat setempat mendengar penemuan mayat mahasiswi Akbid ini gantung diri menjadi gempar. Tia pertama kali ditemukan ditemukan pacarnya bernma Suparman (21) warga setempat sekitar pukul 02.30.
Petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang didampingi petugas unit Ident Inafis dan Polsek SU II , begitu mendapat lasporan dari warga langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), untuk melakukan olah TKP dan mengevakusi Jenazah Tia, ke RS Bhayangkara.Petugas polisi begitu mendapat kabar ada penemuan mayat tersebut
Mernuruit Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan Suparman, sekitar pukul 02.30,
ketika ditemukan, korban sudah dalam posisi tergantung pada tiang jemuran dengan jeratan tali nilon warna biru.Mengetahui hal itu, Suparman lantas melepas tali tersebut dan langsung memberitahukan ke teman-teman korban dan warga sekitar.
Setelah petugas sampai di lokasi dan mendapati korban sudah dalam posisi terbujur kaku dengan luka lecet bekas jeratan tali di leher, namun lidahnya tidak dalam posisi menjulur seperti lazimnya korban gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Selanjutnya, jasad korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan visum et repertum.
Sementara, pihak Akbid Assanadiyah yang coba dikonfirmasi terkait insiden ini enggan menjawab pertanyaan mredia.”Mohon maaf pak, saat ini kami belum bisa menjawab silahkan ditanyakan langsung ke polisi,” Ungkap seorang wanita, salah satu staf Akbid Assanadiyah, ketika dikonfirmasi.
Sedangkan warga sekitar TKP mengaku baru mengetahui adanya insiden ini setelah terdengar ribut-ribut.”Kami baru tau pak. Setelah ada yang ribut-ribut katanya ada yang bunuh diri, mahasiswi Akbid sini,” ungkap salah seorang warga yang namanya enggak disebutkan.
Warga lain mengaku melihat pacar korban sudah datang sekitar pukul 19.00, tetapi sepeda motor Yamaha Vixion warna putih justru sengaja diparkir di depan lorong Banten IV sejauh lebih kurang 100 meter dariasrama putri Akbid Assanadiyah ini.
” Pacarnya baru keluar sekitar pukul 22.30 dengan membawa masuk sepeda motornya dengan mengenakan
helm go jek warna hijau. Tiba-tiba ada kejadian seperti ini,” ungkap warga di dekat Asrama Putri Akbid Assanadiyah.
Sementara, Kapolsek SU II Kompol Okto Iwan ketika dikonfirmasi terkait insiden ini mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.Termasuk dengan melakukan pemeriksaan terhadap pacar korban yang kali pertama menemukan jasad korban.
” benar setelah mendapati kabar tersebut, kita langsung mendatangi TKP. Untuk olah TKP, hingga kinikita masih lakukan penyelidikan,” singkatnya. (Tim.





