Lagi Sopir Taxi Online di Palembang dirampok dan Dibunuh

PALEMBANG –Newshanter.com. Lagi sopir taxi online di Palembang menjadi korban p[ewrampokan dan pembunuhan kali in korban adalah M Aji Saputra (26), driver taksi online (taksol) dari Grab Car, .Korban Aji ditemukan masyarakat di Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (14/6/2018).

Korban ditemukan dengan penuh luka di kepala dan hanya mengenakan celana dalam. Korban ditemukan oleh masyarakat sekitar tersangkut di bawah jembatan Sungai Musi yang menghubungkan antara Kelurahan Mangun jaya dengan Desa Pangkalan Jaya Kecamatan Babat Toman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh masyarakat sekitar yang melintas sekitar pukul 03.15 WIB untuk melihat tajur pancing.

Dimana dari kejauhan terlihat sesosok tubuh yang tersangkut pada besi penghubung jembatan, setelah didekati ternyata benar tubuh laki-laki itu penuh darah di kepala tersangkut.Korban Aji tercatat sebagai warga Perumdam Blok E 1 Nomor 6 RT 038 RW 012 Kelurahan Talang Kelapa Palembang.

Aidil Fitriansyah (22), adik korban, dalam laporan ke petuas Ditreskrimum Polda Sumsel, Kamis (14/6/2018). Menurut Aidil (22), adik korban Aji, biasanya kakaknya itu pulang ke rumah pukul 10 malam. Namun semalam kakaknya tidak pulang dan ponselnya tidak aktif.

Korban Aji bekerja sebagai driver taksi online (taksol) Grab Car dan sudah tiga bulan dengan menggunakan mobil Datsun Go warna abu-abu plat BG 1922 RM.

Aidil mengatakan, informasi yang didapat dari pihak Grab Car, kakaknya sempat menerima orderan dari akun bernama Gusti Randa. Rutenya dari JM Sukarami Dari tujuan ke Jalan Sukabangun 2 Lorong Suka Pandai. Order itu diterima pukul 21.25 dan orderan selesai 21.40. Korban Aji memiliki dua anak yang masih kecil-kecil yang semuanya cewek, satu berusia tiga tahun dan satu lagi berusia satu tahun.

Kapolda Sumsel

Sementra itu Terkait pengembangan penyelidikan driver Grab Car yang tewas dibegal, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain mengatakan, pihaknya saat ini sedang memburu kawanan pelaku.

Jenderal bintang dua ini mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, mereka menemukan rekaman CCTV di lokasi tempat korban pertama kali mendapatkan orderan untuk mengantarkan penumpang di kawasan Jalan Kol H Barlian Sukarami Palembang.

Dari rekaman terlihat korban Aji menjemput empat orang yang terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan.

“Saat ini masih kita selidiki apakah korban ini dibegal tengah jalan, atau karena penumpang. Satu penumpang itu ada perempuan,” ujar Zulkarnain.

Sementara ini petugas penyidik telah memanggil para aplikator taksi online untuk membatasi jam para mitra mereka.

“Saya sudah imbau, kepada aplikator dan juga drivernya. Misalkan terima order jam 10 ke atas ada yang pesan jauh dan mencurigakan lebih baik ditolak. Tapi ini balik lagi ke diri masing-masing untuk menjaga diri,”ujarnya.(fil/*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *