Palembang, newshanter.com – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Teknik Jaya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Palembang bekerjasama dengan Indo Grosir yakni Toko Mandiri Indo Grosir (TMI) yang menjual kebutuhan harian anda secara resmi dilakukan launching dengan pemotongan pita dan potong nasi tumpeng langsung dilakukan oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Palembang H Suparman didampingi pihak Indo Grosir , Senin (2/1/2023).
Dikatakan Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Palembang H Suparman, ini merupakan launching kerjasama Indo Grosir dengan KPRI Teknik Jaya, yang mana ada program dari Indo Grosir yang namanya TMI.
Dan yang tentunya ini berbagai yang kita tahu koperasi itu yang anggotanya adalah para karyawan, dan guru. Tentunya bagaimana dengan harga yang kompetitif tidak mahal dari luar.
“Dimana tadi kepala koperasinya bahwasanya kenapa anggota tidak mau belanja disini, mungkin karena harga yang tidak kompetitif,” ujarnya.
Kemudian, dengan adanya ini mungkin insya harga-harga sama dengan harga-harga diluar disana, kalau Indo Grosir sifatnya mereka ada grosiran atau banyak, itu harapan kita kedepan.
Selain juga berjualan tadi, saya katakan tadi, bagaimana Indo Grosir ini dengan bermitra koperasi tapi ada efeknya di dunia pendidikan. Dimana saat ini harus membutuhkan orang-orang yang profesional yang harus bisa Ilmu Teknologi (IT) dan sebagainya.
“Kita ada jurusan Teknik Komputer Jaringan, kenapa mereka tidak kita berdayakan, untuk menjadi teknisi dibidang IT di toko Indo Grosir,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, minimal belajarnya melalui koperasi yang ada mitra dengan Indo Grosir ini, dan ini yang kita harapkan adanya timbal balik dari Indo Grosir terhadap Coorporate Social Responsibility (CSR) nya dengan siswa kita seperti itu.
Dimana tadi ada ide, kalau misalkan kita belanja melalui kalau induknya misalkan kita A, tapi kita mempunyai nanti dari A kita punya toko didalam aplikasi itu namanya toko melalui koperasi.
“Berarti orang nanti mesan barang-barang yang ini begitu buka aplikasi toko koperasi ini ada semua market placenya, tinggal kita COD, tidak perlu orang datang kesini, kita antar melalui kurir,” katanya.
Menurut Ari Johan, dimana untuk ini Toko Mandiri Indo Grosir si TMI itu dibawah naungan Indo Grosir, untuk TMI sendiri ini usaha mikro kecil menengah (UMKM) toko kelontong tetapi sudah kearah modern.
Dimana kita disini itu sudah menggunakan alat aktif, sudah ada software didalam disana untuk penjualan, disana untuk stok barang, ada juga transaksi, administrasi lainnya, dan laporan-laporan itu semuanya ada disana.
“Untuk saat ini kita kebetulan ada program dari kerjasama memang salah satu perbankan untuk membantu UMKM, kita ada diskon sebesar 10 juta untuk saat ini,” imbuhnya.
Masih dilanjutkannya, jadi untuk investasi kita disini, dimana kita ada dua type, yakni type A dan type B. Untuk type A itu diangka 55 juta administrasinya, di type B itu diangka 40 juta, dimana masing-masing saat ini didiskon 10, jadi untuk type A menjadi 45 juta, dan type B menjadi 30 juta.
Sedangkan untuk harga, yang pasti kita bersaing dari segi harga, bukan hanya itu saja, Indo Grosir bahkan mensupport promosi-promosi untuk toko itu sendiri.
“Contoh seperti disini kita support untuk item-item ke arah Snack, dimana bakal kita kasih potongan harga dari harga produk tersebut, dan itu bentuk kita support,” bebernya.
Ditambahkannya, kalau untuk untung itu sudah ada marginnya, sudah di settingan dari Indo Grosir, umpamanya dari modal Indo Grosir minuman modalnya 1000 di sistem langsung kita usulkan, jualnya 1500 jadi sudah ada untungnya yakni 500 itu sudah kita usulin margin, dan disana juga kita hanya mengusulkan.
Jadi untuk para mitra TMI disini itu tidak perlu pusing lagi untuk mensetting harga, sudah kita bantu setting, dan disana juga usulan itu tapi tidak baku.
“Dimana si pemilik toko ini boleh menaikkan atau menurunkan lagi, lebih kepada menyesuaikan harga saja, dan untuk type A dan B tadi kontrak selama 3 tahun,” jelasnya.(ton)





