Agam.Newshanter,com. Jalan Raya Propinsi Sumbar terletak di Nagari Pagadih, kecamatan Palupuh, kabupaten AGam Sumatera Barat (sumbar) yan dibangun sepanjang 1,5 km tahun 2016 lalu dengan anggaran 1,5 miliar yang baru selesai dibangun sekitar 50 persen kini sisa 50 persen lagi kini sedang terbengkalai.
Warga Masyarakat Nagari Pagadih Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (sumbar) mengharapkan Dinas PU Propinsi Sumbar untuk meneruskan pembangunan jalan tersebut.Harapan masyarakat tersebut disampaikan sejumlah warga dan tokoh masyarakat kepada wartawan Newshanter.com, Minggu (30/04/2017) lalu.


Menurut tokoh masyarakat setempat Drs H zuljasmi Z Tuangku Muncak, Jalan Pangadih Palupuh sempanjang 1,5 km tahun 2016, dengan target 6 bulan selesai, namun setelah 6 bulan berjalan jalan baru 50 persen selesai.” Jalan yang terbengkalai tersebut hannya di aspal dasar dan kini jalan sudah mulai berlobang,” ujar Zuljasmi yang juga Mantan Walinagari setempat didampingi Imam dan warga lainnya.

Dikatakannya, Jalan Bateh Gadang Nagari Pagadih Palupuh bisa dijadikan jalan alternatif Pekan Baru-Payakumbuh, medan setelah dikerjakan selama enam bulan tiba-tiba para pekerja dan kontraktor meninggalkan pekerjaanya tampa pesan sehingga masyarakat bertanya tanya kenapa dengan anggaran 1,5 milyar dengan ukuran jalan 1,5. ini tidak salesai pembangunanya sebagai matan walinagari saya sangat prihatin,’ujarnya.
“kontraktor pergi tanpa pamit,,bahkan pekerja meninggalkan utang ratusan ribu di warung,” celetuh seorang warga. Celetuk warga itu dibenarkan oleh Zuljasmi ditambahkanya kita prihatin dengan dan 1,5 milyar jalan tidak dak selesai, dan masyarakat juga mempertanyakan kenapa jalan tidak selesai, Dharapkan kepada pemerintah memperhatikan keluhan kami ini,” pungkasnya.
Sementara itu ketika Newshanter, com. menkopermasikan kepada Walinagari Pagadih, wali nagari lagi ada tugas luar,

Menurut seketaris walinagari Abdul Muzir mengatakan, setahu kami kontraktor tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan waktu yang disediakan, Waktu sudah enam bulan pekerjaan tidak selesai apa lagi pekerjaan jalan ini dikerjakan tiga bulan setelah kontrak ditanda tangani.” Akhirnya kontrak diputuskan, apa lagi tahun anggaran habis,” jelas Seketaris Wali nagari
Sebagai orang nomor satu di Nagari, apa upaya walinagari agar pembangunan jalan ini diteruskan, untuk itu kata seketaris walinagari, wali nagari sebulan lalu pun telah berulang kali ke padang mendatangi Dinas PU propinsi Sumbar menanykan kelajutan pembangunan jalan ini, ternyata kendalanya dana, kemungkinan tahun anggaran 2017 ini belum bisa di selesaikan. Sebagai pribadi kami juga berharap kepada pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan jalan ini,
Akses jalan ini juga menujuk okjek wisasa menuju Sungai Kuntuang Air Mancur Tiga Tingkat yang ada di Nagari Pagadih Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam sekitar 25 km dari kota Bukittinggi.(deni Sri Rahayu)





