PALEMBANG -Newshanter.com. Empat perampok berhasil menggondol uang Rp 30 juta milik PT Petro Artha Indo, perusahaan penjualan minyak industri di Jalan Residen Abdul Razak No 57, 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Kamis (12/10/2017).
Korbannya Kepala Cabang PT Petro Artha Indo, Edi (40), dirampok ketika mengambil uang di Bank BCA Cabang Celentang, Jl Brigjen A Hasan Kasim, sekitar pukul 14.00 WIB. Perampok yang mengunakan senjata api usai merampok kabu.
Beruntung nyawa korban berhasil selamat, para perampok usaiberhasil mengambil uang tunai Rp 30 juta di dalam box kecil di dekat rem tangan langsung kabur.
Menurut keterangan yang diperoleh Peristiwa perampokan ini terjadi tepat sesaat ia baru tiba dan memarkirkan mobil di depan kantornya, Jalan Residen Abdul Razak, No. 57, 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Kamis (12/10/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebelum kejadian korban baru saja mengambil uang di Bank BCA Cabang Celentang, Jalan Brigjen A. Hasan Kasim, sekitar pukul 14.00 WIB. Selama perjalanan dari bank menuju ke kantornya pun, korban mengaku tidak merasa telah diikuti pelaku.
“Saya tidak terlalu memperhatikan, jadi tidak merasa (telah diikuti),” kata pria keturunan Tionghoa ini.
Adanya dugaan korban telah diikuti keempat pelaku disebabkan karena ban kiri bagian belakang dari mobil yang dikendarai korban ternyata telah pecah akibat tusukan besi yang masih menempel.
Kemungkinan, besi tersebut ditancapkan pelaku saat mobilnya terparkir, sedangkan korban tengah mengambil uang di Bank BCA Cabang Celentang.
Selepas mengambil uang, korban pun langsung menuju ke kantor dan di tengah perjalanan sudah merasa bannya pecah.
“Saya tetap lanjut jalan sampai di kantor,” ucapnya sembari menyebut uang jika Rp. 30 juta tersebut rencananya bakal dipergunakan untuk biaya operasional perusahaan.
Sedangkan Yuhardi (37), saksi mata yang juga karyawan perusahaan setempat, mengatakan pelaku mengendarai dua sepeda motor jenis matik.
Saat beraksi kedua pelaku yang dibonceng langsung turun dan memecahkan kaca mobil, sedangkan yang satunya melepaskan tembakan ke udara sebanyak satu kali.
“Waktu bos dirampok itu, kami sudah teriak-teriak “Rampok” tapi pelaku langsung menembak jadi kami sembunyi. Pelakunya pakai helm semua, tapi yang turun itu helmnya terbuka sedikit. Sempat saya lihat bibirnya sumbing, pelaku yang bawa senpi itu,” ungkap Yunardi.
Sementara dari Pantauan dilapangan usai kejadian tim identifikasi Polda Sumsel langsung menuju TKP.
Beberapa barang bukti berhasil diamankan, diantaranya busi yang digunakan pelaku untuk memecahkan kaca mobil.
Kemudian sidik jari yang diduga milik pelaku juga berhasil didapat.Kepolisian pun tengah mengecek rekaman CCTV yang terpasang di depan kantor PT. Petro Artha Indo, termasuk di Bank BCA Cabang Celentang.
Kini kasus perampokan ini telah ditangani POlresta Palembang. Kapolsek Ilir Timur II Palembang Hadi Wijaya ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. “Kita segera lakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku. Mudah-mudahan dalam secepatnya, pelaku bisa kita tangkap,” pungkasnya.(sp/fil)






