Ishak Mekki Kampanyekan Perangi Narkoba dengan Sayembara

PALEMBANG -Newshanter.com– Cagub Sumsel Ir H Ishak Mekki MM yang juga Ketua Pengprov IPSI Sumsel, calon gubernur sumsel ini mempunyai jurus tersendiri dengan mengkampanyekan perangi narkoba di kalangan pesilat dan strategi lainnya seperti sayembara.

Paslongub nomor urut tiga yang berpasangan dengan H Yudha Pratomo Mahyudin ini mengaku sangat mengkhawatirkan peredaran dan penggunaan seluruh jenis narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda Sumsel. Meski begitu, Ishak juga mengapresiasi pihak-pihak yang selama ini telah bekerja untuk memerangi narkoba di Sumsel.

Ishak pun bertekad ketika terpilih menjadi Gubernur untuk periode 2018-2023 nanti, peredaran narkoba di Sumsel ini dapat berkurang drastis. Tekad itu dikatakan Ishak bukan tanpa alasan, mengingat dirinya juga sudah memerangi narkoba sejak menjadi Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) dua periode dengan melakukan seperti sayembara.

“Dulu ketika menjadi Bupati OKI, saya pernah buat program, yaitu bagi siapa saja yang memberikan informasi keberadaan seorang bandar narkoba yang kemudian tertangkap akan diberi bonus Rp25 juta, pengedar sebesar Rp20 juta, dan untuk pemakai Rp10 juta,” kata Ishak, Jumat (11/5/2018).

Cara tersebut menurut, Ishak sebagai sikap atas maraknya peredaran narkoba yang telah masuk hingga ke desa. Ditambah lagi, para pemakai narkoba berasal dari berbagai lapisan.

Selain itu, Cagub yang didukung oleh Demokrat, PPP dan PBB ini mengaku telah menyiapkan program Creative Hub yang dinilai dapat mencegah generasi muda dari narkoba. Creative Hub ini, kata Ishak adalah untuk memfasilitasi dan mengembangkan kreativitas dari generasi muda Sumsel.

“Bantuan yang kita berikan nanti ke generasi muda ini, mulai dari pelatihan sampaidengan modal. Dan tempat creative hub sendiri akan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, perpustakaan, studio workshop, cafe dan lain-lain,” ujar Ishak.

Yang paling penting kata Ishak untuk membentengi generasi muda Sumsel dari narkoba adalah menguatkan pondasi agama.

“Dari pondasi agama ini, kita harapkan akhlak mulia dari tiap individu generasi muda Sumsel yang dapat menolak narkoba dari dalam dirinya sendiri sedini mungkin,” pungkasnya.(Tim-NHo)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *