BANGGAI – Danrem 132 Tadulako, Kolonel Agus Sasmita menyampaikan, alasan TNI Manunggual Masuk Desa (TMMD) ke 107 tahun 2020, di Desa Samalore, Kecamatan Toili dan Desa Argakencana Kecamatan Moilong, dikarenakan dua desa tersebut pernah dilanda bencana banjir tahun 2019. Akibatnya selama dua pekan dua deesa itu sulit untuk diakses.
“sasaran TMMD di dua desa ini melihat latar belakangnya, tahun kemarin pernah dilanda bencana banjir, yang mengakibatkan terputusnya akses jalan, komunikasi dan jalur logistik, sehingga ini menjadikan sasaran utama kegiatan TMMD 107, mudah mudahan TMMD ini dapat tercapai target targenya” kata Danrem Kolonel Inf Agus Sasmita.
Agus menambahkan, kegiatan TMMD 107 merupakan usulan dari dua desa. Sehingga pelaksanaan TMMD juga tidak hanya melibatkan unsur TNI, juga melibatkan Pemda Banggai dalam hal intansi tekhnis serta masyarakat dua desa.
Ia berharap melalui kegiatan TMMD dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Samalore dan Desa Argakanecana. “sekaitan dengan pelaksanaan pembukaan TMMD ke 107 yang dibuat sederhana kita sudah lihat, dan yang paling terpenting adalah penyerahan s alat pekerjaan secara simbolis dari dari oleh Bupati ke Dansatgas TMMD, serta masyarakat itu mendakan dimulainya kegiatan TMMD seuai sasaran” ungkapnya
Danrem Agus Sasmita berpesan kepada Dansatgas TMMD agar pelaksanaan kegiatan dapat dipertangungjawabkan. “saya berharap kegiatan fisik TMMD ini dapat berguna untuk masyarakat, artinya tidak hanya satu dua hari dirasakan, tetapi dengan watu yang cukup lama. Kiranya melalaui peningkatan jalan ini dapat di tingkatkan lagi berupa pengaspalan jalan” psan Adandrem Agus Sasmita.





