HUT Bank Sumsel Babel Ke 66 Tahun, Ada Beberapa Hal yang Disampaikan

Palembang, newshanter.com – Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ir SA Supriono dengan didampingi Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) provinsi Sumsel H. Henky Putrawan, S.Pt.,M.SI.,M.M yang mewakili daripada Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel dalam hal ini Penjabat Gubernur Dr Drs H A Fathoni, M.Si menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Sumatera Selatan (Sumsel) Babel (Babel) ke 68 Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Bank Sumsel Babel Cabang Utama A. Rivai Palembang yang berada di Kantor Bank Sumsel Babel Cabang A. Rivai Palembang,

Dikatakan Sekda Provinsi Sumsel Ir SA Supriono, di sini saya tidak berbicara untuk evaluasi, kita berbicara harapan, tentu dengan usia Bank Sumsel Babel yang sudah 66 tahun dengan perjalanan melalui pernak-perniknya yang panjang, dengan dinamika yang banyak juga.

“Di mana untuk sekarang kan Bank Sumsel Babel dengan kategori Bank sehat. Dan untuk ukuran pemprov ini sudah cukup baik,” ujarnya.

Kemudian, tentu harapan kami ke depan bank Sumsel Babel lebih baik lagi, dan bisa bersaing dengan semua unit perbankan yang ada di regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) ini. Kami sebagai pemilik mewakili pemprov Sumsel, berharap kepada semua unit dan jajaran manajemen di bank Sumsel Babel untuk terus berinovasi.

“Selain itu bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua nasabah, dan semua lapisan masyarakat. Karena nasabah itu sangat baik, tidak hanya sebatas perkotaan sampai ke desa-desa, dari lapisan bawah hingga ke lapisan atas, itu harapan kita,” ungkapnya,

Menurut Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsuddin, di mana tentunya saya mengucapkan terima kasih kepada Sekda provinsi Sumsel, karena memang kita pemegang saham kita terbesar kita kan sebenarnya dari pemprov Sumsel hampir 27 sampai 28 persen. Selain itu provinsi Bangka Belitung, pemerintah kota (Pemkot) dan kabupaten yang memilikinya.

“Ada challenge-challenge yang kita hadapi ke depan, secara histori kita saat ini sudah bagus, dan sudah memenuhi target-target kita biar percaya diri,” katanya.

Dilanjutkannya, tapi ke depan itu masih banyak challenge dan tantangan yang kita harus dihadapi, pertama terkait dengan bagaimana kita melayani nasabah. Di mana melayani nasabah itu sekarang sudah bergeser, dahulu nasabah yang harus datang, sekarang kita yang harus ketok pintu untuk ke layanan itu, dan di sanalah kita butuh yang namanya digital.

“Tetapi dibalik digital itu sebenarnya kita harus siapkan adalah kesiapan daripada ada hal-hal yang perlu kita siapkan yaitu kesiapan daripada sumber daya manusia (SDM) kita,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, jadi yang kita lakukan ini ada beberapa program TAPOMAS ke depan dalam menghadapi permasalahan tersebut, karena kita ada kantor pajak di dalamnya, bagaimana kita bisa change. Bahwa kita sebagai insan-insan Bank Sumsel Babel bisa beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut, dan kemudian bagaimana kita cepat untuk menanggapi perubahan-perubahan tersebut.

“Saya yakin bahwa ada 3 hal yang harus kita hadapi dan yang harus kita selesaikan yaitu masalah proses, setelah proses kita lakukan dengan cara membuat ekosistem, kemudian juga sistem, digital, tetapi yang lebih terpenting adalah people, dan people inilah yang mungkin menentukan dan yang membedakan kita menang atau kalah ke depan,” imbuhnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *