Prabumuilh -Newshanter.com- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Minggu (13/5/2018) resmi melantik Richard Cahyadi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel sebagai Penjabat Walikota Prabumulih.Pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Griya Agung Palembang.
Richard Cahyadi sebelumnya juga sudah ditunjuk sebagai Penjabat Sementara (PJS) Walikota Prabumulih menggantikan jabatan Walikota Prabumulih periode 2013-2018 yang sudah berakhir.
D Gubernur Sumsel Alex Noerdin, dalam sambutanya mengatakan kota Prabumulih merupakan penunjang ibu kota Sumsel, Kota Palembang.
Menurutnya, apa yang terjadi di Palembang mempengaruhi situasi di Prabumulih begitu juga sebaliknya. Untuk itu peran kota ini sangat penting.Alex Noerdin mengharapkan kepada Penjabat Walikota Prabumulih yang dilantik agar menjalankan tugas dengan baik dan menyukseskan dua agenda besar Sumsel Pilkada serentak dan Asian Games XVIII.
Dari Lurah ke Seketaris Camat
Sebagian masyarakat atau masyarakat Prabumulih saat ini penasaran dan terus mencari tahu siapa sebetulnya sosok Plt Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi.Lantaran selama beberapa bulan ke depan Bumi seinggok Sepemunyian akan dipimpin pria yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan itu.
H Richard Cahyadi Ap Msi merupakan alumni Sekolah Tinggi Pemerintah Dalam Negeri (STPDN) angkatan ke 6 tahun 1998. Selanjutnya Strata 2 (S2) ditimba di Universitas Sriwijaya lulusan tahun 2010.
Untuk karir, pria yang lahir dan besar di Provinsi Jambi tepatnya Kabupaten Merangin itu terbilang cukup meroket beraal kepala desa hingga seketaris camat. Ia Usai menamatkan pendidikan di STPDN tahun 1998, Richard ditugaskan di kecamatan dan baru bertugas sudah ditunjuk sebagai Pjs Kepala Desa Muara Padang Jalur 20 Air Sugihan.
Dimana saat itu terjadi rusuh dan warga mendemo kepala desa, selanjutnya warga meminta dirinya jadi kepala desa.Setelah hampir setahun jadi Kepala Desa, Richard lalu diangkat menjadi Sekretsris di Kecamatan Sanga Desa selama 1,3 tahun.Namun karena adanya perubahan aturan oleh Presiden Abdurahman Wahid (Gusdur-red),
“Di zaman itu saya diuntungkan karena tiga bulan menjadi lurah lalu saya jadi sekretaris camat (Sekcam) lagi, lalu empat bulan jadi sekcam lalu pada 2001 saya jadi camat di usia 23 tahun,” ujarnya Pria yang ayahnya berasal dari Pekan Baru dan Ibu dari Kabupaten Agam Sumbar ini Seketaris Lurah di Jambi. .
Perjalanan karir Richard terus meningkat, setelah 6,5 tahun jadi camat Keluang ia lalu pindah jadi camat Sungai Lilin selama 2,5 tahun dan kemudian pindah lagi jadi sekretaris dinas Catatan Sipil (Capil) Musi Banyuasin.
“Beberapa bulan jadi Sekdin Capil lalu pindah jadi Kepala Bidang (Kabid) pengelolaan air sampah dan setelah 10 bulan menjabat saya pindah ke Provinsi. Di awal 2012 saya jadi kepala biro humas protokol pemerintah Provinsi Sumsel,” katanya.
Richard menceritakan, setelah menjabat Kabiro Humas Protokol Pemprov Sumsel, ia lalu menjabat kepala biro kesra Pemprov Sumsel dari 2013 hingga awal 2015.Selanjutnya dari awal 2015 sampai Agustus dirinya dipercaya mengemban amanah menjabat Kaban kesbangpol Provinsi Sumsel.
“Kemudian saya diminta Gubernur Sumsel belajar Kabupaten OKU Timur untuk memjadi Pejabat Sementara (Pjs), setelah selesai belajar pada April 2016 saya kembali lagi jadi kaban kesbangol provinsi,” ceritanya.Lalu sejak 13 Februari 2018 H Richard Cahyadi kembali dipercaya Gubernur Sumatera Selatan untuk belajar dan mengemban amanah menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih.
“Tugas yang saya emban ini merupakan tugas berat, tugas-tugas yang pernah saya lalui sebelumnya.
Kami di Provinsi ini tidak begitu pintar namun juga tidak begitu bodoh, untuk itu kami mengharapkan kerjasama semua pihak sehingga pemerintahan di Prabumulih berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Richard Cahyadi beristrikan perempuan kelahiran Jawa Barat yakni Euis Sari Mulyani, keduanya dikaruniai empat anak masing-masing dua putra dan dua putri serta tinggal di Villa Gardena IV Alang-alang lebar kota Palembang.(.Sp/ Zainal Piliang)






