Palembang, newshanter.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri serta melantik Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) provinsi Sumsel Syafitri Irwan, sebagai ketua PPIH didalam acara Pelantikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debakarsi Palembang dan pelaksanaan Meal Test tahun 1444 Hijriyah/2023 Masehi yang dipusatkan di aula Asrama Haji Palembang, Kamis (11/5/2023).
Dikatakan Gubernur Sumsel H Herman Deru, dimana hari ini saya telah mengukuhkan PPIH yakni petugas yang punya tanggung jawab luar biasa terhadap pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji di Embarkasi. Dimana nampak sederhana saja tadi SK, tapi sebenarnya tanggung jawabnya sangat besar.
Dari 7012 jamaah haji yang akan diberangkatkan tentu ini punya keanekaragaman yang luar biasa. Kita ketahui tadi sudah di sebut Ramah Lanjut Usia, artinya lebih dari 50 persen untuk lanjut usia.
“Lanjut Usia masih terbagi-bagi lagi, ada lanjut usia yang masih aktif secara fisik. Suatu pembekalan dari panitia terhadap calon jemaah haji itu belum tentu bisa terlaksana dengan sebenarnya,” ujarnya.
Kemudian, katakanlah kalau proses ibadah mengenai rukun dan wajib haji, ada Muthowif mungkin disana, pembimbingnya disana, tapi bagaimana dalam kesehariannya seperti apa. Dimana panitia haji ini kan berada di Embarkasi, maka tapi tugasnya tidak sederhana, harus mengingatkan calon jamaah yang akan berangkat.
Dan juga dimana tadi sudah ada tunjukan sampel makanan saat penerbangan. Saya fikir, saya hanya mengingatkan bahwa orang Sumsel jangan lupa ada ikannya pada menunya.
“Karena ini banyak lanjut usia yang mau berangkat, tingkat kepedasan, tingkat kemanisan, atau tingkat keasinan itu harus menjadi perhatian untuk disesuaikan,” ungkapnya.
Menurut Ketua PPIH Sumsel Syafitri Irwan, dimana untuk jamaah lanjut usia itu ada sekitar 60 persen, jadi dari 7012 jamaah itu ada sekitar 4000 sekian untuk jamaah yang lanjut usia.
Semuanya harus ekstra, artinya pelayanannya juga semuanya harus kita siapkan sekian rupa, sesuai dengan tema haji saat ini.
“Dimana sebanyak 18 orang yang di lantik, ada berbagai bidang, ada bidang transportasi, informasi, kesehatan, akomodasi, dan sebagainya,” katanya.
Dilanjutkannya, untuk pelunasan di Sumsel itu alhamdulillah sudah hampir mencapai 94 persen, sisanya mungkin sampai besok, kita harapkan full.
Kalau tidak full, artinya tidak terpenuhi, tapi kita tetap semuanya bisa tercapai, sebatas ini kita masih optimis.
“Untuk persiapan asrama insya Allah siap, tahun ini siap, dan insya Allah siap, dimana kita cukup untuk menampung lebih kurang 1000 jamaah,” imbuhnya.
Masih dilanjutkannya, sedangkan untuk jamaah lanjut usia kita tempatkan nanti sesuai dengan arahan dari panitia, biasanya yang lanjut usia ekstra bed satu, dan ada panitia penempatan.
Dimana untuk kapasitas kita yakni 1000 orang, sekarang 1 kloter 360 orang, berarti kalau 2 kloter masuk masih bisa.
“Dimana dalam 1 kamar beragam, rata-rata 4 orang, kita menyesuaikan nanti waktu jamaah di tanah suci karena mereka sudah terbiasa,” bebernya.(ton)





