KAYUAGUNG, Newshanter.com– Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Dr Ir Sumarjo Gatot Irianto MS DAA menekatkan, petani di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) harus tiga kali panen dalam setahun. Menurutnya, kalau panen satu kali itu masih primitive.
“Saya minta panen harus tiga kali dalam setahun. Kalau masih satu kali itu artinya primitive,” kata Gatot saat kunjungannya di Desa Lubuk Seberuk, Kecamatan Lempuing Jaya OKI, Jumat (20/2) dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi seluas 75.000 hektare bersama Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Iskandar M Sahil disambut Bupati OKI Iskandar SE beserta jajaran di Pemerintah Daerah (Pemda).
Menurut Sumarjo, di Sumatera Selatan (Sumsel) ada dua kabupaten yang memiliki potensi besar swasembada pangan, yakni Kabupaten OKI dan Banyuasin. “OKI dan Banyuasin sama-sama memiliki potensi yang besar saya yakin itu,” tutur Sumarjo dihadapan masyarakat Petani asal Lempuing Jaya.
Untuk bisa mewujudkan dan kesejahteraan petani dengan tiga kali panen dalam setahun, kata dia, pihaknya meminta kepada Pangdam II Sriwijaya, untuk menerjunkan personilnya menjadi penyuluh bahu membahu untuk membantu pertanian di OKI. “Saya minta pak Pangdam tolong anggotanya dimobilisasi untuk terjun langsung membaur dengan petani. Dan saya akan bantu dana Rp 300 juta untuk beli ikan asin dan sambal sebagai lauk pauknya biar kerjanya tambah semangat,” tegas Sumarjo.
Sementara itu , Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Iskandar. Siap menerjunkan 2400 babinsa yang sudah ditatar untuk terjun membantu pemerintah dalam meningkatkan produksi padi, khususnya di wilayah Kabupaten OKI. “Tidak masalah mau makan pakai ikan asin dan sambal. Kita sudah siapkan 2400 babinsa untuk diterjunkan,” kata Pangdam seraya mengharapkan prajuritnya kalau bisa jangan hanya makan ikan asin, bila perlu bisa dicampur dengan daging bertambah semangat.
Sementara Bupati OKI Iskandar SE, pihaknya akan bekerja optimal untuk mewujudkan harapan dari Dirjen agar petani OKI mampu panen tiga kali setahun. “Tahun ini kita sedang mengerjakan pengembangan jaringan irigasi seluas 75 ribu hektare. Di seluruh kecamatan, dengan itu semua kita optimis produksi padi akan meningkat, dan mampu mewujudkan tiga kali panen dalam setahun,” kata Iskandar yang berterimakasih atas perhatian Dirjen yang telah memberikan bantuan alat bagi petani.
Dipaparkan Kepala Dinas Pertanian OKI, Syarifuddin SP MSi mengenai kondisi Kabupaten OKI memiliki potensi lahan sawah seluas 174.268 hektare terdiri irigasi 650 hektarre, tadah hujan 47.140 hektare, pasang surut 22.501 hektare dan lebak 103.977 haktare. “Tahun 2015 ini rencana produksi kita 955.859 ton dengan tambahan produksi sekitar 300 ribu ton,” tanadsnya. (lim)





