Fokus Urus Sapi, Menteri Pertanian RI Enggan Bahas Nasib Petani Sawit

Aceh Tamiang, newshanter.com -Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limbo enggan membahas persoalan yang sedang dihadapi petani kelapa sawit di Aceh.

Padahal, petani dihadapkan pada persoalan serius pasca kebijakan pemerintah melarang ekspor CPO.

Keengganan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo ini diperlihatkannya ketika menunjau peternakan sapi di Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (15/5/22) kemarin.

Ketika itu Mentan yang datang menggunakan helikopter secara lugas membahas persoalan dan penyelesaian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ribuan ekor sapi.

“Sudah tetkendali, kita sudah memasuki agenda pengobatan,” kata Syarul ketika itu.

Namun Syahrul langsung diam, ketika ditanya solusi untuk petani kelapa sawit.

” Itu nanti , kita fokus pada PKM dulu, ” kata Syahrul sembari melangkah pergi.

Sikap Syahrul ini sangat disayangkan Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Sofyan Abdullah.

Seharusnya kata Sofyan, Syahrul memanfaatkan kunjungannya ini untuk menuntaskan keseluruhan persoalan yang dibidangi kementerian nya.

Jadi tidak etis kalau menterinya lari, ketika ditanya apa solusi yang akan diambil untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Sofyan.

Sofyan menggambarkan, dampak penyetopan ekspor CPO mulai berimbas pada memburuknya perekonomian petani kelapa sawit.

Kebijakan ini dijabarkannya bukan hanya menyebabkan harga anjlok, tapi sangat memungkinkan petani tidak bisa menjual hasil panennya ke PKS.

“Bagaimana PKS mau menerima buah petani kalau dia sendiri kelebihan produksi, ini mimpi buruk bagi semua petani, jangan sampai terjadi,” ungkapnya.

Dia berharap, pemerintah pusat memahami nasib dilematis yang dihadapi petani kelapa sawit saat ini.(SAG08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *