Dua Urang Awak Tewas Terpangang Dalam Mobil di Muba

MUBA. Newshanter.COM. –Dua orang warga MUsi Banyuasin (MUBA) Sumsel berasal dari Minang tepatnya dari Bukttinggi dan Lubukbasung Sumbar, Irsad (37) dan Rio (17), tewas terbakar dalam mobil ketika mobil yang meraka tompangi bertabrakan di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Betung-Sekayu, tepatnya di Dusun IV Desa Lais, Kecamatan Lais, Senin (25/04/2016) pagi.

Menurut keterangan yang diperoleh di kepolisian, peristiwa kecelakaan maut tersebut bermula mobil,   Toyota Avanza dengan nomor polisi BG 1584 QR yang dikemudikan oleh Daryanto (38), warga Kelurahan Babat Toman, Kecamatan Babat Toman melintas dari arah Betung hendak ke Sekayu.

Bacaan Lainnya

Ketika  meluncur  di tempat kejadian perkara (TKP), mobil yang dikemudikan tersebut secara tiba-tiba melebar ke kanan. Tanpa disadari, dari arah yang berlawanan muncul Minibus D Grand Max dengan nomor polisi BG 1351 RH yang dikemudikan oleh Riki Effendi (26), warga Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman.

Diduga laju kendaraan yang cukup cepat, akhirnya tabarakan ala adu kambing tak terelakkan. Kedua kedua mobil pun terpental. Mobil Avanza terpental ke sebelah kiri, sedangkan mobil Grand Max terpental ke sebelah kanan dan terguling beberapa kali hingga menabrak pohon sawit di pinggir jalan.

Akibat dari kecelakaan tersebut, Irsad (37), warga Lingkungan 4 Pasar Muba dan Rio (17), warga Lingkungan 4, Babat Toman, keduanya penumpang mobil Grand Max, meninggal dunia secara tragis yakni terpanggang di dalam mobil lantaran tidak dapat menyelematkan diri.

Sedangkan sang sopir yakni Riki Effendi mengalami sesak dada, dan lecet pada bagian tangan kiri. Sedangkab mobil Avanza, korban menderita luka yakni sang sopir Daryanto luka pada bagian lutut kiri robek, betis kiri robek, pipi kanan lecet, tangan kanan dan dada kiri memar.

Lalu korban lainnya yang berada di mobil Avanza yaitu Tri Gusmanarisandi (19), warga Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman mengalami patah kaki kiri, robek pada bagian dagu dan dari.

“Tiba-tiba saja ada ledakan besar yang berasal dari jalan, terus ada api yang keluar dari dalam mobil. Kita terkejut dengan kejadian itu dan tidak berani langsung menolong,” ujar Soleh warga sekitar.

Saat kejadian berlangsung kata dia, korban Daryanto yang terpental dari dalam mobil Grand Max meminta pertolongan warga untuk menyelamatkan dua rekannya yang terjebak di dalam mobil. Namun, lantaran api yang besar tidak ada satu pun warga yang berani mendekat.

“Kita tidak berani mendekat atau memadamkan api karena takut ada ledakan lagi. Jadi kita hubungi pemadam kebakaran. Sedangkan korban lain dibawa oleh pihak polisi ke rumah sakit,’ ujarnya.

Setelah api berhasil dipadamkan kedua mayat korban yang berasal dari Minang dibawa kerumah sakit Sekayu, Setelah mayat korban divisum .Kemudian warga Babat Toman berasal dari Minang dibawa keluarganya ke Bukit Tinggi- Lubuk Basung Propinsi Sumbar, dengan mengunakan Ambulan DPC GERINDRA Muba, Sumatera Selatan.

Sementara itu Kapolres Muba AKBP M Ridwan, mengatakan, membenarkan kejadian tersebut. telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti dan mayat para korban sudah diambilan keluarganya sudah dibawa ke Sumbar. ” penyebab kecelakaan masih diselidiki.” pungkasnya.(Heri)

 

bk2 bk3bk4

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *