Palembang,newshanter.com – PT Trans Musi Palembang Jaya hari ini melaksanakan pembukaan sertifikasi kompetensi pengemudi angkutan umum bus massal perkotaan tahun 2021 untuk pengemudi BTS kota Palembang, Jumat (1/10/2021).
Dikatakan Direktur PT Trans Musi Palembang Jaya H Anthony Rais, kami ini merupakan anak perusahaan dari Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) kota Palembang. Untuk sertifikasi driver ini diadakan setiap tahunnya tiga kali dilaksanakan, ada dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) langsung itu dapat sertifikat langsung dari Kementerian, tetapi harus ikut tes, ujarnya.
Kemudian, ada juga yang dilaksanakan oleh management pengelola, dimana mereka inilah yang mengawasi kita, jadi yang mengawasi kami dalam pergerakan seluruh kendaraan, dan kami hanya ada 66 bus. Kebetulan ada kegiatan kita, saya tidak mau ikut campur untuk penilaian. Maka dari itu saya serahkan kepada orang yang memang spesifikasi perusahaannya, bisa mengeluarkan sertifikasinya untuk pegangan mereka, ungkapnya.
Masih menurutnya, selama ini mereka hanya bekerja bawa kendaraan saja, tetapi sekarang kita ada teori dan prakteknya, kalau beginikan orang bisa membuat nyaman. Dia ada sertifikat yang dari awal didirikan sertifikat dari sertifikasinya PAU dari pemerintah kota (Pemkot) yang ditandatangani oleh Walikota, dari Kementerian mereka sudah dapat juga, dan ini adalah dari kita, katanya.
Lanjutnya, untuk dari kita, saya minta orang yang memang benar-benar memiliki kualitas untuk mengetes mereka, jadi kalau dia tidak lulus, ya tidak lulus, saya tidak mau memaksakan, sama seperti sebelum-sebelumnya. Misalkan dia tidak lulus, kita lihat dahulu kenapa driver tersebut tidak lulus. Lain kalau kita baru mau mulai bawa kendaraan, kita tidak tahu orang itu bisa bawa kendaraan besar atau kecil, bebernya.
Masih disampaikan, untuk kendaraannya sendiri jurusan Alang-Alang Lebar- Dempo ada 21 kendaraan, Alang-Alang Lebar-Talang Jambe, Jakabaring-Pasar Plaju, Asrama Haji-Sako jadi total keseluruhan ada 66 kendaraan, untuk operasionalnya yakni 59. Hari ini ada 142 driver yang dilatih saat ini. Makanya dibuat dua hari, yakni teori, dan praktek. Kriteria yang menentukan mengeluarkan lulus sertifikasi yang dari lembaga, bukan dari kita, jelasnya.
Ditambahkannya, syarat yang mengikuti ini adalah driver kita, tidak ada masa kerjanya untuk drivernya, dan hanya batasan usia. Pada kendaraan kita ini sama seperti naik LRT, setiap terminal/halte dia berhenti diumumkan, dilengkapi CCTV dan semuanya dipasang. Untuk naik kendaraan ini menggunakan kartu elektronik money (e-money) saat ini masih nol rupiah, namun kita masih menunggu keputusan dari Kementerian baru ditetapkan untuk harganya, tegasnya.(ton)





