PALEMBANG –Newshanter.com, Selama tujuh hari tinggal bersama di rumah pacarnya, Jalan Sungai Item RT 12 Kecamatan Ilir Barat II, Bunga (16) (bukan nama sebenarnya) menjadi budak nafsu sang pacar Irwan (18) sejak Jum’at (12/08/2016).Tidak terima atas kejadian itu Sugiarto (44) Orang tua MS melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.
Kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang, warga Jalan Kapten Robani Kadir Desa Sungai Kedukan RT 07 RW 02 Kelurahan Sungai Kedukan Rambutan ini menjelaskan, dirinya tahu dari anak sulungnya dimana korban minta dijemput di daerah Benteng Kuto Besak (BKB).
“Tadinya anak tertua saya yang ngasih tahu kalau Bunga minta jemput. Setelah sekian lama menunggu kabar dan mencarinya, baru kali ini saya mendapat kabar. Itupun bukan dari saya langsung, tapi dari anak saya yang disampaikan melalui temannya,” ujar Sugianto kepada petugas.
Sementara Bunga saat dibincangi menjelaskan antara dirinya dan pelaku terikat hubungan asmara selama tiga minggu.
“Tadinya kami janjian bertemu di Bukit Hijau I. Lalu, kami jalan-jalan ke Kambang Iwak. Karena hari sudah malam, saya meminta dia untuk mengantarkan saya. Namun, bukannya mengantarkan saya pulang ke rumah saya, tapi pulang ke rumahnya,” ujar korban yang mengaku putus sekolah karena keterbatasan biaya.
Sesampainya, pelaku menyuruh korban masuk ke dalam kamar dan memaksa untuk berhubungan badan.
“Malam itu saya sempat menolak, tapi dia terus mendesak dan memaksa saya. Dia janji akan bertanggung jawab menikahi saya, tapi dia tidak memperbolehkan saya pulang. Dia mematahkan kartu handphone saya dan diganti dengan kartu baru. Karena saya tidak tahu menghubungi rumah, maka saya hanya menghubungi teman saja,” tandasnya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH membenarkan adanya laporan korban yang kini dalam proses penyelidikan.“Berkasnya baru kami terima, kini sedang pemeriksaan lebih lanjut,” bebernya.(01)





