Disbudpar Sumsel Akan Gelar Festival Kopi Sumsel, Maka Di Gelar Rapat Persiapan Event Tersebut

Palembang, newshanter.com – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Pemasaran Dalam Negeri sekaligus Panitia Diana Puspita, S.E.,M.Si membuka langsung rapat persiapan festival kopi Sumsel tahun 2023 yang dipusatkan di ruang rapat Sapta Pesona lantai 3 Disbudpar Provinsi Sumsel.

Untuk mendorong industri kopi di Sumsel, maka Pemprov Sumsel melalui Disbudpar Sumsel serta pegiat kopi akan mengelar festival Kopi.

Dimana kegiatan ini sebelumnya akan dijadwalkan pada tanggal 25-26 September 2023 yang akan digelar di gedung Kriya Sriwijaya, namun dengan pertimbangan lainnya maka kita undur pada tanggal 27-28 September 2023 yang akan datang, demikian diutarakan Diana didalam rapat persiapan kegiatan festival kopi Sumsel.

Dikatakan Kasi Pengembangan Pemasaran Dalam Negeri sekaligus Panitia Diana Puspita, S.E.,M.Si, didalam rapat persiapan festival kopi Sumsel ini kita mengundang seluruh stakeholder yang ada, mulai dari event organizer (EO), dinas perhubungan, satuan polisi pamong praja, dan undangan lainnya.

“Untuk diketahui bahwa kegiatan ini merupakan even tahunan dan tahun ini merupakan tahun ke empat. Dan untuk tahun ini kita kembali gelar dengan sajian konsep agak berbeda,” ujarnya.

Kemudian, didalam rapat ini sendiri kita paparkan sejauh mana persiapan untuk menyelenggarakan kegiatan festival kopi Sumsel ini, mulai dari kesiapan panggung, tenda, kursi, dan sebagainya bahkan untuk area masuk dan keluar para tamu undangan baik yang VVIP ataupun tamu lainnya.

“Dimana pada festival kopi Sumsel ini sendiri dikarenakan untuk tempatnya tidak terlalu besar, maka kita manfaatkan seminimal dan semaksimal mungkin agar acara itu bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, pada kegiatan ini sendiri kita akan siapkan tenan atau stand untuk para penggiat kopi yang akan ikut meramaikan kegiatan festival kopi Sumsel ini. Dimana kita siapkan stand dengan space yang tidak terlalu besar mengingat memang untuk lokasinya tidak terlalu besar.

“Dimana untuk para stand boleh membawa perlengkapan lainnya untuk meramaikan kegiatan ini, seperti banner dan lain-lain. Tapi untuk permasalahan daya listrik kita masih mencari informasinya, apakah disana memadai untuk kapasitas listriknya,” katanya.

Masih dilanjutkannya, dimana untuk kegiatan festival kopi Sumsel ini sendiri kita mengundang lebih kurang 50 tamu VVIP, bersama stakeholder lainnya. Kenapa undangannya kita batasi, balik lagi karena masalah tempatnya yang kurang memungkinkan jika kita mengundang lebih banyak lagi.

“Sedangkan untuk pengaturan arus lalu lintas dan keamanannya kita minta bantuan kepada pihak Dishub dan satpol PP, karena kita tahu untuk lokasi disana sedikit crodit karena pas arah belokan dan padat kendaraan yang lewat dusana,” ucapnya.

Masih diungkapkannya, dimana pengunjung tidak hanya menikmati olahan kopi dari berbagai daerah di Sumsel dari kedai kopi tetapi juga dipadupadankan dengan promo dan diskon dari berbagai produk di Kriya Sriwijaya. Nanti konsumen bisa menikmati kopi juga bisa melihat produk dari Kriya.

“Selain itu, nanti akan dari lima daerah penghasil kopi yakni Lahat Pagar Alam, Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan Empat Lawang mengajak para petani untuk memperkenalkan kopi daerah masing masing. Dan disini juga sekalian akan ada yang namanya mengedukasi mengenai kopi,” imbuhnya.

Masih disampaikannya, didalam festival kopi Sumsel ini juga akan dimeriahkan mulai dari demo masak dari bahan kopi, juggling, talk show dan masih banyak lagi. Melalui kegiatan ini kami ingin mengangkat, memasarkan dan memperkenalkan potensi kopi di Sumsel yang luar biasa ini.

“Selain untuk mensejahterakan petani kopi, dan memunculkan inovasi baru pelaku usaha kopi. Tentu upaya itu perlu melibatkan peras serta dan kerjasama banyak pihak. Mulai dari petani kopi, pelaku usaha kopi, pecinta kopi, instansi pemerintah dan lembaga private ,” tutupnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *