Bupati Aceh Tamiang, Mursil Utus Empat Pejabat Pemkab Ke Rumah Lili Herawati 

Aceh Tamiang, newshanter.com –Bupati Aceh Tamiang, Mursil mengutus empat pejabat berkunjung ke rumah orang tua Lili Herawati (25) di Kampung Blangkandis, Bandarpusaka, Sabtu (28/5/2022) siang.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi keluarga Lili Herawati sekaligus merangkum informasi akurat yang dibutuhkan untuk membantu memulangkan TKW korban kekerasan itu ke Indonesia.

Lili merupakan TKW asal Blangkandis, Kabupaten Aceh Tamiang yang dilaporkan menjadi korban kekerasan majikannya di Malaysia. Kekerasan ini menyebabkan telinganya masih berdengung dan dua giginya rontol.

Kami mewakili Pemkab Aceh Tamiang , di mana pak bupati dan wakil bupati sedang di luar kota, sehingga kami di sini untuk silaturahi dan kasih semangat untuk keluarga,” kata Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Tamiang, Catur Haryati.

Catur datang bersama tiga pejabat lainnya, yakni Kaban Kesbangpol Agusliayana Devita, Kadis Pendidikan Dayah Haliah dan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Rosmainy.

Kabid pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana

“Pada prinsipnya pemerintah daerah sudah melakukan upaya-upaya , salah satunya rapat pendahuluan dan akan ditindaklanjuti penyelesaian masalah,” kata Catur.

Catur menjelaskan tidak tertutup kemungkinan bentuk bantuan ini mengakomodir orang tua Lili ke Malaysia. “Kemungkinan keluarga diberangkatkan ke Malaysia untuk proses pemulangan,” ujarnya.

Dalam kunjungan ini mereka diterima ibu kandung Lili Herawati, Rahimah Jebua (57), semenetara ayahnya M Yusup (60) masih bekerja sebagai buruh di perkebunan. Rahimah mengaku sangat terharu karena keberadaan anaknya kembali ditemukan setelah menghilang delapan tahun.

Harapannya dia sehat-sehat dan bisa cepat pulang, kasihan dia,” kata Rahimah yang didampingi anak sulungnya.

Rahimah menjelaskan Lili Herawati merupakan anak ketiga dari delapan bersaudara. Dia sendiri mengaku tidak tahu kronologis Lili berangkat ke Malaysia karena pada saat itu Rahimah sendiri juga sedang berstatus TKW.

“Saya TKW dua tahun, pas saya pulang ke Indonesia 2013, dia (Lili) sudah gak ada, sudah bekerja di Malaysia,” kata Rahimah.(SAG08)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *