Bom Bunuh Diri di Libanon 41 orang tewas,ISIS Klaim Pelaku Bom Bunuh Diri

Bom Bunuh Diri di Libanon 41 orang tewas,ISIS Klaim Pelaku Bom Bunuh Diri
foto AFP
foto AFP
foto AFP

Beirut Newshanter.com- Korban dua bom bunuh diri di wilayah Hizbullah Syiah Libanon wilayah Selatan Beirut, Libanon terus bertambah. Kementerian Kesehatan Libanon menyebut total korban saat ini mencapai 41 orang.

Diberitakan AFP, Jumat (13/11/2015), korban luka dalam ledakan ini mencapai 200 orang. Menteri Kesehatan Wael Abou Faour, mengatakan banyak korban mengalami cedera serius.

Pihak militer menyebutkan telah menemukan tubuh pelaku pemboman. Pelaku ini disebut sebagai ‘orang ketiga’ setelah diketahui pelaku gagal meledakkan dirinya. Ini merupakan serangan yang paling mematikan bagi kelompok Hizbullah setelah kelompok itu menyatakan dukungannya kepada Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Polisi mengatakan dua pria berjalan kaki dengan mengenakan rompi penuh bahan peledak ke Burj al-Barajneh. Ledakan ini membuat bangunan di sekitarnya mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, ceceran darah masih terlihat di lapangan dan polisi membuat pagar betis untuk menghalau masyarakat yang terus berkumpul di dekat lokasi ledakan.

Stasiun televisi lokal memperlihatkan gambar orang yang terluka dibawa oleh layanan darurat dan warga sipil.

“Saya baru saja tiba di toko-toko ketika ledakan itu selesai. Saya membawa empat mayat dengan tangan saya sendiri, tiga wanita dan seorang pria, seorang teman saya,” ujar seorang saksi mata.

Amerik Mengutuk Serangan itu

Sementara itu di Washington Pemerintah Amerika Serika (AS) mengucapkan belangsukawa atas serangan teroris di wilayah Beirut, Libanon. Tercatat 41 orang tewas akibat serangan dua bom bunuh diri.

“Tindakan seperti teror hanya memperkuat komitmen kami untuk mendukung institusi di Lebanon, termasuk layanan keamanan, untuk memastikan stabilitas, kedaulatan, dan keamanan Libanon,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Ned Price dalam sebuah pernyataannya sebagaimana dikutip AFP, Jumat (13/11/2015).

“Amerika Serikat mengutuk serangan teroris yang mengerikan di Beirut, Libanon yang menewaskan puluhan dan melukai ratusan lainnya,” kata Price.

ISIS Klaim Pelaku Bom Bunuh Diri

Sedangkan ISIS mengklaim sebagai ‘aktor’ yang melakukan bom bunuh diri di wilayah Hizbullah Syiah Libanon wilayah Selatan Beirut, Libanon. ISIS menyebut menempatkan bom pada sebuah sepeda motor.

Diberitakan AFP, Jumat (13/11/2015), pernyataan ISIS ini diposting dalam bentuk pernyataan online. Mereka menyebutkan ‘Tentara Khilafah’ meledakkan bom yang diletakkan pada sebuah sepeda motor di daerah yang sering dikunjungi oleh kelompok Syiah.

“Setelah para murtad berkumpul di tempat itu, salah satu anggota meledakkan sabuk berisi bahan peledak di tengah-tengah mereka,” ujar ISIS dalam pernyataannya.Klaim dari ISIS tidak bisa diverifikasi secara independen namun pernyataan itu mirip dengan format pernyataan ISIS dan beredar di situs jihad.

Pihak militer menyebutkan telah menemukan tubuh pelaku pemboman. Pelaku ini disebut sebagai ‘orang ketiga’ setelah diketahui pelaku gagal meledakkan dirinya. Ini merupakan serangan yang paling mematikan bagi kelompok Hizbullah setelah kelompok itu menyatakan dukungannya kepada Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Polisi mengatakan dua pria berjalan kaki dengan mengenakan rompi penuh bahan peledak ke Burj al-Barajneh. Ledakan ini membuat bangunan di sekitarnya mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, ceceran darah masih terlihat di lapangan dan polisi membuat pagar betis untuk menghalau masyarakat yang terus berkumpul di dekat lokasi ledakan.Stasiun televisi lokal memperlihatkan gambar orang yang terluka dibawa oleh layanan darurat dan warga sipil.(DTC/AFP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *