Palembang.newshanter.com – Untuk menjamin pasokan listrik tidak mengalami biarpet, selama bulan Ramadhan, PT PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (WS2JB) lakukan perbaikan terhadap semua jaringan listrik.
Kepala Deputi Hukum dan Hubungan Masyarakat, PT PLN WS2JB Lilik Hendro Purnomo mengatakan, pihaknya sudah sebulan terakhir melakukan perbaikan terhadap semua jaringan listrik, terutama yang ada di Kota Palembang seperti, di kawasan Soekarno Hatta, Borang dan lainnya.
“Kita sudah mulai perbaiki semua jaringan, Insya Allah pasokan listrik selama Ramadhan ini aman,”ungkapnya, saat dihubungi, Rabu (04/06/2015)
Menurut Lilik, berdasarkan pengalaman pihaknya, selama Ramadhan penggunaan listrik masyarakat akan meningkat tajam, bahkan angkanya mencapai 3 kali lipat dari hari biasa.
“Beban puncak bertambah, biasanya hanya pada pukul 18.00-21.00 WIB. Untuk Ramadhan menjadi dua waktu beban puncak yakni, pada pukul 18.00-24.00 WIB dan pukul 04.00-06.00 WIB,”katanya.
Lilik menjelaskan, beban puncak listrik pada hari biasa adalah 750 mega watt (MW), sementara untuk bulan puasa bisa mencapai 1.100 MW.
“Tingginya penggunaan listrik, karena umat muslim banyak melaksanakan ibadah salat tarawih, sementara menjelang subuh melaksanakan sahur,”bebernya.
Lilik berharap, masyarakat di wilayah WS2JB, khususnya di Palembang untuk melakukan penghematan, misalnya memadamkan lampu pada siang hari dan lainnya.
“Harus bisa berhemat. Beban listrik kita sangat tinggi di bulan puasa,”imbuhnya.
Disinggung terkait Tarif Dasar Listrik (TDL), Lilik menyebutkan tidak akan mengalami kenaikan selama puasa dan Lebaran, mengingat sampai saat ini belum ada regulasi penetapan harga TDL baru dari pemerintah pusat.
“Tidak naik, pemerintah pusat belum ada intuksi soal TDL,”tutupnya.(TM)





