Bukittinggi, newshanter.com – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi NasDem, Asril, SE, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kegiatan Reses Perorangan Masa Persidangan III Tahun 2025/2026 di Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi, Senin (24/8/2026).
Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi Asril untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi, keluhan, dan kebutuhan warga yang nantinya akan menjadi bahan dalam penyusunan serta pengawalan program pembangunan di tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Sekitar 600 warga hadir dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan serta usulan yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah.
Kegiatan dibuka oleh Camat Mandiangin Koto Selayan, Fachrul Razi. Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Zulhamdi Nova Chandra, M. Taufik, Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Fraksi NasDem Neni Anita, serta tokoh masyarakat dan niniak mamak setempat.
Dalam sambutannya, Fachrul Razi menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka antara masyarakat dengan para wakil rakyat. Menurutnya, forum reses merupakan ruang strategis agar kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara langsung dan diteruskan kepada pemerintah sesuai kewenangan masing-masing.
Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Neni Anita. Ia mengajak masyarakat agar tidak menyia-nyiakan kesempatan reses untuk menyampaikan persoalan yang benar-benar menjadi kebutuhan bersama.
“Manfaatkan forum ini untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang ada di tengah masyarakat, Kehadiran anggota dewan di tengah masyarakat merupakan kesempatan untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Inyiak Dt. Perpatih selaku Niniak Mamak Pintu Kabun menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Pintu Kabun sebagai lokasi pelaksanaan reses. Ia berharap perhatian dan komunikasi antara masyarakat dengan wakil rakyat dapat terus terjalin sehingga berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Asril menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan merupakan bagian dari tanggung jawab anggota legislatif untuk turun langsung ke tengah masyarakat.
“Reses ini merupakan kewajiban kami sebagai anggota dewan untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Di sinilah kami mendengar apa yang menjadi kebutuhan, keluhan dan harapan masyarakat,” kata Asril.
Menurutnya, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, tentunya dengan memperhatikan kewenangan, skala prioritas, serta kemampuan anggaran pemerintah.
Asril juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan serta dukungan masyarakat Puhun Pintu Kabun pada Pemilu sebelumnya. Dukungan tersebut, menurutnya, merupakan amanah sekaligus motivasi untuk terus bekerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah. Karena itu, saya akan terus berupaya hadir dan memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat sesuai dengan kewenangan yang saya miliki,” tegasnya.
Ia berharap komunikasi yang terbangun melalui kegiatan reses dapat terus dilanjutkan sehingga aspirasi masyarakat tidak berhenti pada penyampaian semata, tetapi dapat dikawal dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Festival Seni dan Budaya “Pintu Kabun Baralek Gadang”. Kehadiran festival tersebut semakin menambah semarak kegiatan sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat serta menjaga dan melestarikan seni dan budaya lokal.
Melalui kegiatan tersebut, Asril berharap hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin dekat, sehingga pembangunan yang dilaksanakan pemerintah benar-benar dapat menjawab kebutuhan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(A/M)





