NewsHanter.Com,PEKALONGAN – Sejumlah anggota Satgas TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan yang diterjunkan di pengaspalan jalan di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (desa sasaran TMMD), harus menanggung konsekuensi.
Yakni, mengangkat batu belah ukuran besar, dan “terpapar” aspal, sudah menjadi makanan sehari-hari para anggota Satgas dan warga. Karena memang, di pekerjaan itu, siapapun, baik Satgas dan warga, tidak bisa menghindari dari resiko terciprat aspal.
”Ya ini resiko saat mengaspal jalan, paling tidak pakaian akan kotor dengan aspal. Hanya ini adalah tugas TMMD, yang memang untuk membantu warga di pedesaan. Bagi kai sebagai prajurit apa artinya baju kotor, dibanding dengan bisa dekat dan membawa manfaat bagi rakyat,” ungkap Prada Samsiar, salah satu anggota Satgas TMMD Kodim Pekalongan.
Dari pantauan, berkat keterlibatan warga yang besar, juga bantuan personil dari Polsek Kesesi, hasil pengaspalan jalan di perbatasan jalan Desa Pantirejo dengan Desa Sidosari, di hari ke -5 pelaksanaan TMMD sudah cukup besar.
”Kami tetap berharap, semangat dari para anggota Satgas dan warga, terus ditingkatkan. Harapannya, di pengaspalan jalan yang merupakan sasaran fisik utama TMMD Kodim Pekalongan bisa segera selesai. Apalagi, cuaca sering hujan, sehingga emakin cepat akan semakin baik, mengingat sejumlah sasaran fisik lainnya menunggu ditangani,” tandas Danramil 05/Kesesi, Kapten Inf. Parman, selaku Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD Reguler ke-107 Kodim Pekalongan di Desa Pantirejo itu. (Pendim 0710/Pekalongan)





