BANGGAI- Pengaruh perkembangan tekhnologi sangat mengancam kecerdasan anak. Sebab, anak-anak lebih fokus memanfaatkan tekhnologi untuk hal-hal negatif.
Melihat dinamika itu, anggota Satgas TMMD ke 107 Kodim 1308 Luwuk Banggai tidak tinggal diam. Mereka berinisiatif merangkul generasi penerus yang berada di Desa Samalore Kecamatan Toili dan Desa Argekencana Kecamatan Moilong untuk menumbuh kembangkan budaya literasi atau membaca.
Seperti yang dilakukan dua anggota Satgas TMMD 107, Pratu Ali Wardana dari unsur TNI dan Aipda Mus Muliadi dari perwakilan Polri. Mereka mengajarkan para remaja di Desa Samalore untuk membaca, Senin (30/3).
Para remaja tersebut adalah Aldi Pasosang (16), Zainal Wadar (15) dan Fier Rolan Satya (15).
Aktifitas yang masuk dalam program TMMD nonfisik di bidang pendidikan ini juga merupakan rangkaian dari program Perpustakaan Keliling yang digagas oleh Komandan Satgas TMMD 107 Letkol Inf Fanny Pantouw.
“Kami ajak mereka belajar untuk memupuk budaya membaca khususnya di sasaran TMMD. Karena kami melihat minat atau budaya membaca di Kabupaten Banggai sangat rendah,” tutur Pratu Ali Wardana.
Dia beharap, aktifitas seperti bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah desa setempat, sehingga generasi penerus bangsa yang unggul dilahirkan dari dua desa yang merupakan sasaran TMMD ke 107 tahun 2020 ini. *





