Akses Jalan Terputus Saat Hujan, Petani Desa Ulak Kembahang Tagih Perhatian Pemerintah

Akses Jalan Terputus Saat Hujan, Petani Desa Ulak Kembahang Tagih Perhatian Pemerintah

Ogan Ilir, newshanter.com – Para petani di Desa Ulak Kembahang, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan. Hingga saat ini, akses utama menuju lahan pertanian mereka masih berupa jalan tanah yang sulit dilalui, terutama saat musim penghujan.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Niur Hijau Saripudin menyatakan bahwa kendala utama yang mereka hadapi adalah Akses Jalan Mobilisasi hasil panen. Saat hujan turun, kondisi jalan menjadi becek dan berlumpur, sehingga kendaraan motor pun tidak dapat melintas.

“Kalau hujan, jalan ini becek sekali. Jangankan bawa hasil panen, motor saja tidak bisa lewat. Kami terpaksa berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilometer untuk sampai ke desa,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Harapan pada Pemerintah

Yudi dwinata, selaku Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia Kecamatan Lubuk Keliat, mendesak pemerintah daerah maupun pusat untuk segera turun tangan. Ia menjelaskan bahwa jalan yang dibutuhkan bukanlah jalan aspal besar, melainkan akses jalan usaha tani yang layak.

“Kami melihat langsung kondisi akses mereka yang sangat jauh. Jarak yang perlu diprioritaskan untuk diperbaiki sebenarnya tidak sampai 3 kilometer, mungkin sekitar 1 kilometer saja yang krusial,” jelas Yudi.

Ia menambahkan bahwa jalan tersebut merupakan jalan swadaya masyarakat yang menjadi jalur utama pulang-pergi petani ke sawah.

“Saya selaku Korcam Tani Merdeka memohon bantuan kepada Dinas Kabupaten Ogan Ilir, Dinas Provinsi, hingga Pemerintah Pusat untuk memperhatikan usulan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) ini,” tegasnya.

Dampak Ekonomi

Ketiadaan akses jalan yang memadai dinilai menghambat produktivitas dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. Biaya angkut hasil panen menjadi lebih mahal karena sulitnya akses, dan risiko kerusakan hasil pertanian meningkat saat distribusi tertunda akibat cuaca.

Masyarakat Petani berharap pemerintah segera merespons aspirasi ini agar sektor pertanian di Desa Ulak Kemang dapat berkembang lebih maju dan memberikan kontribusi ekonomi yang maksimal bagi Kabupaten Ogan Ilir. (Frs)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *