Sudah Saatnya Sumsel Dipecah Jadi Provinsi Sumsel Barat

Wakil ketua DPRD Sumsel, Nopran Marjani

Palembang, newshanter.com- Berbagai masukan disampaikan  tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat  delapan Kabupaten/Kota di Sumsel agar Provinsi Sumatera Selatan di pecah dua menjadi provinsi Sumsel dan Provinsi Sumsel Barat.

Aspirasi dan masukan ini disampaikan langsung kepada Wakil Ketua DPRD Sumsel daerah pemilihan Pagar Alam, Lahat dan Empat Lawang, Nopran Marjani.

Nopran Marjani sebagai perwakilan masyarakat di Pagar Alam, Lahat dan Empat Lawang menyambut baik wacana ini. Menurutnya memang sudah saatnya, Provinsi Sumatera Selatan di pecah menjadi dua, Sumsel dan Sumsel Barat.

Menurut Nopran ada 8 Kabupaten/Kota  di Sumsel yang bisa menjadi satu dalam Provinsi baru, Provinsi Sumsel Barat. ” Berdasarkan letak geografis, ada 8 Kabupaten/Kota yang bisa menjadi Provinsi Sumsel Barat, yaitu Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten PALI, Kabupaten MURA, Kabupaten Muratara dan Kota Lubuk Linggau,” ujar politisi Partai Gerindra ini, Senin (21/9) di ruang kerjanya.

Dikatakan Nopran, pembentukan Provinsi Sumsel Barat memang sudah memenuhi syarat, baik dari segi jumlah penduduk, jumlah kabupaten, SDM maupun SDA. Jika kepala daerah mendukung, maka wacana ini bisa segera diwujudkan.

“Provinsi Sumsel Barat sudah memenuhi syarat, baik dari dukungan, SDA maupun SDM. Jumlah penduduk Sumsel Barat lebih dari 2 juta, sementara Bengkulu dan Jambi yang berpenduduk di bawah 2 juta saja sudah bisa jadi provinsi,” katanya.

“Banyak sekali masyarakat dari 8 kabupaten/kota ini yang menghubungi saya, dan minta disampaikan ke pimpinan dewan dan kepala daerah agar provinsi Sumsel Barat bisa segera diwujudkan,”  ujarnya.

Mengapa Sumsel Barat harus diwujudkan, menurut Nopran karena memiliki potensi besar untuk menjadi provinsi. Sumsel Barat kaya akan minyak, gas, batu bara, emas, panas bumi dan perkebunan. ” Syarat provinsi itu minimal 5 kabupaten kota, sementara provinsi Sumsel Barat ada 8 kabupaten/kota, jadi sudah sangat layak jadi Provinsi. Untuk ibu kotanya, bisa di Lahat atau daerah lain yang disetujui semua pihak,” katanya.

Dijelaskan Nopran, proses pembentukan Provinsi bisa dimulai dengan pembentukan forum pemekaran provinsi. kemudian forum menyampaikan aspirasi masyarakat ini kepada kepala daerah induk untuk di majukan ke DPRD Sumsel.

“Kita harapkan wacana ini didukung pak Alex Noerdin selaku kepala Daerah Sumsel,” ujar Nopran.

Dijelaskan Nopran, selama dipimpin Alex Noerdin, berbagai prestasi di raih Sumsel seperti pencapaian WTP, sukses menjadi penyelenggara kejuaraan atau berbagaikegiatan tingkat dunia.

“Wacana pemekaran Sumsel ini bukan karena pak Alex tidak bagus, pak Alex sangat bagus dalam memimpin Sumsel, namun saat ini Sumsel sudah terlalu padat dan perlu dimekarkan. Kalau terlalu padat masyarakat akan sulit dalam pengurusan administrasi dan pengembangan potensi daerah juga terhambat,” katanya.

Beberapa masyarakat dari 8 Kabupaten ini setuju dengan pemekaran Provinsi Sumsel. Seperti yang diungkapkan Mirtan Sona, warga Lahat.

Menurutnya dengan pemekaran Provinsi Sumsel, pemerintahan bisa lebih efektif.” Pembangunan juga bisa lebih cepat dan merata,” katanya.

Sama halnya dengan yang diungkapkan Warga Muara Enim, Roni Fadli. Menurutnya Sumsel sudah terlalu padat, jadi perlu dimekarkan. ( Hensyi Fitriansyah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *