PALEMBANG Newshanter.– Kemarahan ratusan warga nyaris tak terkendali. Dua pelaku jambret Arpan dan Anto warga Ramakasih, Kecamatan Ilir Timur 2 yang terjatuh saat melancarkan aksinya, di Jalan Merdeka Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Ilir Barat 1, tepatnya di Simpang Jerambah Karang 26 Ilir Palembang di hajar Massa dan sepeda motornya di bakar.
“Bakar-bakar, jangan beri ampun. Sudah sering jambret beraksi disini,” teriak seorang warga makin menjadi. Sambil berteriak warga memukuli dua pelaku hingga babak belur.Bukan itu saja warga dengan ganas membakar motor pelaku jenis FU hingga gosong.
Begitu melihat warga makin beringas, warga yang merasa kasihan langsung membawa kedua pelaku untuk diamankan di rumah Ketua RT 14 Yusuf Nanguning.Sedangkan motor pelaku jenis Yamaha FU hangus terbakar dibiarkan di tengah Jalan Merdeka.
Sementara Nanda dan Diah, beberapa kali mengucap syukur karena ponselnya gagal diambil para pelaku jambret tersebut.
Karena begitu ponsel milik Diah ditarik paksa Arpan dan Anto, Nanda sigap dan menabrak motornya ke motor pelaku hingga motor terjatuh. Melihat pelaku terjatuh, Diah langsung teriak jambret, sehingga mengundang ratusan masa yang geram dan membakar motor dan menghajar dua pelaku.
Menurut cerita Nanda, ketika itu ia dan kekasihnya mau pulang dari jalan-jalan. Namun, sedang asiknya jalan-jalan sejak dari Ampera ia merasa jika motornya telah dibuntuti pelaku.Benar saja, tepat di depan pasar kasur 26 ilir, kedua pelaku langsung memepet dan mencoba menarik ponsel Sony Ericson milik pacarnya. Beruntung, refleks kekasihnya cepat dan ponsel dijauhkan dari jangkauan pelaku.
“Jadi ketika mereka mepet dari sisi kanan, saya langsung sigap dan menabrak motor ke mereka. Nah, saat mereka jatuh, kekasih saya teriak jambret. Dan banyak masa memukuli pelaku,” ujarnya.Pelaku sendiri yang diamankan di rumah Ketua RT, babak belur dipukuli warga. Warga yang penasaran dan geram karena Jalan Merdeka sudah sering menjadi lokasi jambret, makin ramai dan mau menghajar kedua pelaku.
Bahkan, ketika akan diamankan dan dibawah ke Polsek IB 1, Polisi memberikan tiga kali tembakan peringatan.”Mohon bapak-bapak, kita amankan. Jangan main hakim sendiri,” tutur Polisi yang membawa kedua pelaku.AKP God Parlaso Sinaga melalui Kanit Reskrim Ipda Mukhlis, mengaku jika kini kedua pelaku sudah diamankan di Polsek IB 1 Palembang. Dan saat ini, Polisi tengah menyelidiki lebih lanjut, apakah pelaku benar merupakan pelaku yang kerap kali meresahkan warga.
“Saat ini pelaku sudah diamankan. Kita tadi memang cukup kesulitan karena ratusan warga marah dan nyaris tak terkendali, tapi beruntung kedua pelaku berhasil diamankan,”ujarnya. (SP/NHO)





