PALEMBANG -Newshanter.com. Relawan Jokowi-Amin dan Ralawan Prabowo Sandi kota Palembang Deklarasi Damai Bareng di Teras Cafe Hotel Swarna Dwipa yang digelar Palembang Brothers, Jumat (1/2/2019) malam.
Atas Deklarasi Damai Bareng tersebut di pelopori KPU Palembang. Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi SDM dan Parmas Amrah Muslimin SE MSi menyampaikan apresiasi keada kedua relawan 01 dan 02 tersebut.
“Ini momentum bersatu. Ini bisa jadi contoh di kota lain di Indonesia. Diawali dari Kota Palembang baru ke daerah lain,” ungkap Amrah Muslimin dalam sambutannya.
Amrah meyakinkan pihak KPU akan berusaha semampunya tegak lurus tidak ke kanan tidak ke kiri. Ia pun minta support.”Di dalam ini orang-orang yang punya jaringan. Sederhana tapi punya nilai tinggi.
Bayangkan selepas ini disampaikan damai ini ke seluruh lapisan masyarakat.
Kita butuh bantuan seluruh masyarakat. Meski pemilu kali ini paling kompleks, mudah-mudahan dengan komitmen bersama akan berhasil,” kata Amrah yang mantan komisioner KPU Ogan Ilir.
Presiden Palembang Brothers, Denny Tegar SH selaku pelaksana mengatakan sehubungan intensitas perpolitikan Indonesia yang makin panas, untuk itulah ia mengajak dari unsur relawan kedua pasangan Capres untuk deklarasi damai.
Adapun isi deklarasi damai itu untuk :
1. Memberikan contoh kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa kita adalah bersaudara.
2. Siapapun presiden yang terpilih nanti adalah putra-putra terbaik bangsa.
Panitia mengundang Direktur Relawan Jokowi-Amin Sumsel Suparman Roman, Direktur Relawan Prabowo-Sandi Sumsel, Koordinator dan Ketua Relawan Jokowi-Amin Sumsel, Koordinator dan Ketua Relawan Prabowo-Sandi Sumsel, ulama, unsur NU, unsur FPI, kepolisian, TNI, dan media.
“Ini yang kedua kalinya diadakan Palembang Brothers. Karena kita menginginkan tetap harmonis dan tentram.
Salam Palembang Brothers, tidak sedarah tapi lebih dari saudara. Mari kampanyekan yang baik dan jangan menjelekkan Capres lainnya. Presiden itu sudah Allah tetapkan.
Bagi relawan yang sudah di-SK kan kita ikhtiar saja,” kata Denny Tegar SH MM.
Turut hadir Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono, Letkol Gusra, staf khusus Walikota Herlan Asfiudin, Direktur Relawan Jokowi-Amin Sumsel Suparman Roman, Ketua RN-PAS Sumsel Ustaz Jamil, Amrah Muslimin SE MSi Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi SDM dan Parmas, Danramil Kapten Inf Pahri.
Kapolresta Kombes Pol Wahyu Bintono menyatakan apresiasi dengan kehadiran para relawan yang menjadi landasan masyarakat Kota Palembang solid kompak.
“Tidak perlu dikhawatirkan seperti daerah lain. Mohon maaf coba lihat di dunia maya, media sosial terlihat kubu-kubuan. Tapi itu di medsos. Mau panas ribut ciut-ciutan di medsos silahkan. Tapi jangan hate speech. Di lapangan tetap bersatu,” pesan Kapolresta.
Ia mencontohkan pada tahun 2018 di Palembang Pilkada serentak aman dan damai. Kenapa bisa aman karena seluruh komponen masyarakat bersatu padu.
“Pemilu ini kompetisi kayak persaingan. Event internasional Asian Games yang tadinya ada yang mengkhawatirkan aman gak dari copet, begal.
Alhamdulillah selama dua minggu dihadiri 6 ribu orang asing tetap terjaga.
Ditambah bahu membahu TNI Polri. Saya juga bangga. Seluruh masyarakat Kota Palembang kerja keras.
Ini untuk kilas baik saja bahwa Palembang aman. Mau apa saja eventnya. Mohon lebih bijak mensikapi ucapan di medsos.
Jangan terpancing. Saring sebelum sharing. Yang namanya pemilu ada potensi konflik,” papar Wahyu.
Kapolresta mengingatkan akan tiga hal yang harus diantisipasi dalam pemilu yakni politisasi isu SARA, black campaign dan politk uang.
“Bukan hubungan antar-agama yang dikhawatirkan. Sekarang ini potensinya justru inter-agama. Di Palembang tidak terjadi.
Jangan mau dipolitisasi oleh pihak tertentu. Hati-hati black campaign karena berbahaya, tidak ada faktanya.
Hindari pula politik uang. TNI Polri netral. Bagaimana menyongsong 17 April situasi kondusif,” pungkasnya.
Pada Deklarasi Damai ini, Relawan Capres #01 dibacakan Mr Soki SH MH didampingi Suparman Roman sedangkan relawan #02 dibacakan Yan Coga didampingi Ustaz Jamil.
Suparman Romans, Direktur Relawan Jokowi Ma’ruf menyampaikan harapannya ingin masyarakat menjaga stabilitas yang merupakan kewajiban bersama.
“Kita jaga, tetap kondusif agar semangat persatuan dan kesatuan. Ini bukan sekadar berwacana tapi benar-benar dilakukan, terutama bagi relawan-relawan. Kami akan memberikan, melakukan.penggalangan suara dengan menarik simpati, bukan dengan cara-cara yang tidak elegan dan mendeskreditkan pihak lain,” kata Suparman Roman.
Sementara Ustaz Jamil, Ketua RN-PAS Sumsel, mengatakan: “Kita berkomitmen, kami akan mengingatkan, kita sangat apresiasi, semoga ini menjadi pemicu untuk kedamaian menghindari hoax dan black campign sehingga benar-benar terwujud kedamaian di Sumsel ini menjelang penilu 2019”.(Sp/Fil)





