Sekda OKI Resmikan TMMD Ke 101 Disungai Ceper

KAYUAGUNG (OKI), Newshanter.com – Perhelatan Akbar Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang di selenggarakan di Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera Selatan secara resmi dibuka dengan di tandai dilaksanakannya upacara pembukaan di lapangan Sekolah Dasar Negeri 1 (SDN), Rabu (4/4/2018).

Upacara pembukaan TMMD di Pimpin langsung oleh Sekretaris Daerah H Husin S.Pd sebagai Inspektur upacara. Dalam acara tadi dihadiri pula oleh Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI-OI Letkol Inf Seprianizar S.Sos, Kapolres OKI AKBP Ade Haryanto S.IK, Wakil Ketua I DPRD OKI H.Agus Salim SE MM, OPD dan FKPD.

TMMD ke 101 ini mengambil tema “TNI Manunggal rakyat membangun karakter dan kemandirian bangsa”.

Sekda OKI H.Husin S.Pd mengatakan sangat berterima kasih serta apresiasi yang setinggi-tinggi kepada TMMD yang telah banyak membangun bangsa. Kita ingin rakyat memiliki kemandirian.

“Semangat dan aksi untuk kesejahteraan rakyat. TMMD banyak memberikan pelajaran berharga semua bahu membahu, menyumbang ide, keterampilan, materi dan agar mampu menjalani setiap tantangan yang akan dihadapi, Kita ingin rakyat semakin sejahtera dan mandiri. Ayo bersama membangun dan mensejahterakan mereka Desa maju, fasilitas pelayanan”,ungkapnya sembari meresmikan dibukanya kegiatan TMMD.

Sementara Dandim 0402/OKI, Letkol Inf Seprianizar S. Sos mengatakan, kegiatan TMMD adalah membantu Pemda OKI melakukan percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah yang sulit terjangkau. Dandim juga menegaskan akan menghapus image negatif Desa Sungai Ceper sebagai kampung senpi

“Perlu dicatat bahwa tidak ada lagi yang namanya kampung senpi, Lihat sendiri keramahan warga disini mereka membaur bersama TNI membangun desa” tegas Dandim.

Dandim menambahkan, dalam TMMD sendiri, ada 2 kegiatan yang dilaksanakan yaitu fisik dan non fisik. Untuk fisik, telah dibangun  jalan 10 Km yang menghubungkan Dusun 5 dengan Dusun 8 Desa Sungai Ceper.

“Serta akan melanjutkan pembangunan masjid yang belum rampung selama 25 tahun di desa tersebut,” terang Dandim. (Salim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *