Agam, News Hanter.com-Pelantikan Walinagari Penganti Antar Waktu (PAW) Nagari pagadih Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dari Ramlan, S Sos kepada Aliwar, Pelantikan yang lakukan oleh Bupati Agam Indra Catri, dilaksanakan di gedung sekolah dasar Pagadih, Senin( 12/ 2/18).
Pada pelantikan yang diadakan di gedung sekolah Dasar di Pagadih tersebut, nampak Hadir Kapolsek Palupuah, Koramil Palupuh serta perangkat Nagari pagadih dan juga tokoh Masyarakat Pagadih.
Dalam kesempatan itu, Bupati Agam dalam pelantikannya mengucapkan selamat atas dilantiknya Walinagari yang baru Bapak Aliwar, Dan berharap untuk ke depan wali Nagari yang baru bisa berkipra untuk membangun nagarinya lebih baik lagi.
Indra Catri juga berpesan Dalam melaksanakan tugas baru diharapkan walinagari harus ekstra berhati-hati terlebih lagi dalam melaksanakan pembangunan atau kegiatan yang berhubungan dengan pendanaan nagari.
“Jangan ada walinagari nantinya sampai terseret ke ranah hukum gara-gara menyalahi prosedur administrasi,” ucap Indra Catri
Dalam mejalankan tugas nantinya, setiap kegiatan yang ada sebaiknya menyerahkan kepada TPK (Tim Pengelola Kegiatan), sehingga walinagari terhindar dari jeratan hukum.
Bupati juga berharap walinagari dalam melaksanakan tugasnya diminta kooperatif dengan OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) sekaligus memberikan suri tauladan kepada masyarakat dan bekerjasama dengan pemerintah untuk Kabupaten Agam
Dalam kesempatan itu tokoh masyarakat Imam yang juga hadir dalam pelantikan Walinagari berharap, selain mengucapkan selamat atas pelantikan Walinagari Pagadih yang baru yaitu bapak Aliwar, Kami merasa bangga dengan kesuksesan pilwanag di daerah Pagadih sejak awal sampai pada hari pelantikan.
“Ini hendaknya bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain di Sumbar, kita mengharapkan dengan adanya pelantikan diharapkan masalah-masalah yang timbul selama pilwanag, saatnya harus dirajut kembali untuk kemajuam pembangunan di sisa jabatan yang beliau tempati ke depan, dalam perprinsip perbedaan itu sudah biasa demi kemajuan, tapi bukan jadi bahan untuk perpecahan diantara kita,” ungkap Imam
Imam juga menambahkan, usai pelantikan sebaiknya kita hanya memikirkan kemajuan pembangunan, pendidikan, ekonomi, budaya adat bekerjasama dengan lembaga unsur, tokoh masyarakat nagari dan perantauan.
“mudah-mudahan walinagari yang dilantik tidak berpikir tentang besar dana yang ada di nagari saat ini.Kalau itu yang dipikirkan, maka kita akan berujung tindakan hukum,” sebut Imam
Salah seorang warga Yuni,(50) mengatakan, pelantikan walinagari merupakan kerinduan masyarakat dan para perantau karena dengan ada wali nagari baru akan mampu memaksimalkan pelaksanaaan tugas nagari ke depan.
Ketua pelaksana pelantikan ( ) merasa gembira dengan sukses dilantiknya walinagari Pagadih, Diharapkan kepada wali baru bisa melaksanakan tugas dengan baik yang sudah lama ditungggu masyarakat.
“Perlu kita ketahui, walinagari merupakan tempat mengadu bagi masyarakat dalam 1 kali 24 jam. Ada saja masyarakat yang akan mengetuk pintu rumah walinagari yang harus dilaksanakan dan dilayani dengan baik,” ujarnya
Acara pelantikan di awali dengan tarian tradisional anak nagari dari sanggar Sarasah maimbau, di awali dengan tari pasambahan dan di akhiri dengan hiburan masyarakat seperti Randai (Ayu)
<





