Limapuluh Kota,Nehanter.com,-Hujan deras yang mengguyur Limapuluh Kota sejak Minggu (24/05/2015) sore berakibat bencana. Jorong Buluah Kasok Kenagarian Sarilamak Kecamatan Harau, Kabupten Lima Puluh Kota, Sumbar, ditimpa galodo dan air bah. Ratusan kubik material batu dan kayu di bawa oleh air dari atas bukit ke pemukiman penduduk.
Minggu 24/5 sekitar jam 22.00 wib malam di saat warga sedang terlelap tidur cuaca hujan deras tiba tiba dari bukit belakang pemukiman turun air bah yang membawa tanah,bebatuan dan kayu menghantam 4 buah rumah. Dua rumah hancur dan dua lagi rusak parah. Untung penghuni rumah selamat dari maut walau menderita luka luka memar.
Enek dan Rosnida bersama Lima anaknya di gulung air bercampur lumpur karena tertidur saat bencana datang. Untung Putra Sharul Endi Siswa kelas empat SD Buluah Kasok putra bungsu Enek berusaha sekuat tenaga menolong orang tua dan saudaranya dari ancaman maut.
Bencana alam galodo ini menyebabkan empat keluarga denga 17 jiwa kehilangan tempat tinggal dan sementara di ungsikan ke tempat keluarga terdekat. Sya ampai berita ini di turunkan BPBD Limapuluh Kota bersama masyarakat dan tenaga medis dari puskesmas setempat sedang di lokasi memberikan bantuan. Nasrianto kepala BPBD Liampuluh bKota lansung memimpin anggotanya membantu masyarakat membersihkan lokasi bencana. Sebanyak 20 titik jalan tertimbun material lonsor dan dua jembatan putus.
Edi SH.Mh kabid Kedaruratan dan Logistik saat di di jumpai di lokasi pada Senin 25/5 bersama Edison wali jorong Buluah Kasok dan Sukarman PJ wali nagari Sarilamak mengatakan 80 kk dari 243 kk di jorong ini terisolir akibat jalan putus. Bantuan logistik yang datang masih swadaya masyarakat sekitar ujar Edison wali jorong.
Sekolah yang ada di jorong ini untuk sementara di liburkan sebanyak 20 siswa TK,100san siswa SD dan 40 siswa SMP terpaksa di liburkan karena sekolah mereka terendam air.
Kadis BPBD Nasrianto mengatakan kepada awak media di lokasi akan berusaha secepat mungkin mengatasi kendala di lapangan. Untuk mengangkat material BPBD mendatangkan alat berat ke lokasi.Mudah mudahan dalam seminggu ini kita mampu mengatasi dan jalan bisa kembali di gunakan ujar Kadis BPBD.(Rizal)





