Palembang, newshanter.con – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menggelar prosesi pelantikan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk 12 kabupaten/kota di Sumatra Selatan. Acara yang berlangsung di Aula STIFI Bhakti Pertiwi, Palembang, pada Sabtu (1/8/2026) ini dipimpin langsung oleh Ketua Harian DPP APPSI, Don Muzakir.
Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Palembang, Dr. H. Riza Pahlevi (mewakili Pj Wali Kota Palembang), Ketua DPW APPSI Sumsel Ishak Mekki, perwakilan BIN Sumsel Kolonel Gusra, serta sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi terkait.
Don Muzakir menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah krusial dalam reorganisasi dan restrukturisasi organisasi.
“Pelantikan ini adalah bagian dari konsolidasi organisasi menyambut Musyawarah Nasional (Munas) APPSI yang dijadwalkan pada Oktober 2026 mendatang,” ujarnya. Ia berharap penguatan struktur di daerah dapat membangun jaringan yang lebih solid dalam memperjuangkan kepentingan pedagang tradisional.
Senada dengan arahan DPP, Ketua DPD APPSI OKU Timur, Ida Bagus Alit Saputra, menegaskan peran strategis APPSI sebagai garda terdepan pengawasan pasar. Fokus utama APPSI OKU Timur kini mencakup:
1. Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
APPSI ditugaskan mengaudit program MBG guna memastikan tidak ada penyalahgunaan bahan pokok bersubsidi milik pemerintah, seperti beras dan minyak goreng.
2. Monitoring Distribusi Bulog
APPSI akan mengawasi penyaluran komoditas strategis dari Bulog agar distribusi ke masyarakat tetap tepat sasaran dan transparan.
3. Optimalisasi Pasar Tradisional
APPSI mengarahkan agar pengadaan bahan baku untuk program MBG tidak dilakukan secara langsung ke petani, melainkan melalui mekanisme pasar tradisional.
“Kami mengarahkan agar pembelian bahan baku tetap melalui pasar. Tujuannya adalah agar pasar tradisional kita tetap hidup dan roda ekonomi pedagang terus berputar,” tegas Ida Bagus.
Kebijakan ini diharapkan dapat mencegah kesenjangan ekonomi dan menjaga stabilitas distribusi pangan. Dengan mengintegrasikan pasar sebagai hub utama, APPSI OKU Timur optimistis dapat menciptakan ekosistem pasar yang lebih sehat, adil, dan berpihak pada kesejahteraan pedagang serta masyarakat luas. (Frs)





