Kasus Cetak Sawah Rp 85 Milyar Memasuki Babak Baru, Sejumlah Pejabat Ikut Diperiksa.

SUMBAWA-NEWSHANTER.COM. Kasus cetak sawah tahun 2016 di Kabupaten Sumbawa seluas 4000 hektar saat ini memasuki babak baru. Berdasarkan pantauan wartawan selama 2 hari dikantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Diperta-TPH) Kabupaten Sumbawa ada 4 penyidik Tipikor Polres Sumbawa.

Keempat penyidik tersebut memeriksa beberapa berkas yang berkaitan dengan kegiatan cetak sawah tahun 2016 yang anggarannya ditanggung dari APBN sebesar Rp 85 Milyar dengan luas hamparan sebesar 4000 hektar.

Dalam pantauan wartawan juga terlihat mantan Kepala Diperta-TPH Kabupaten Sumbawa Talifuddin dan tim cetak sawah juga ikut diperiksa‎ oleh tim penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Sumbawa.

Seperti diketahui ‎kegiatan cetak sawah di Kabupaten Sumbawa tahun 2016 yang menelan anggaran sebesar Rp 85 Milyar dengan luas hamparan yang dicetak mencapai 4000 hektar.

Dalam perjalannya kegiatan cetak sawah di Kabupaten Sumbawa menimbulkan masalah masalah baru. Masalah tersebut mulai dari belum dibayarnya alat berat, belum dibayarnya Bahan Bakar minyak (BBM) warga hingga adanya perbedaan selisih antara pihak zeni TNI dan Dinas.

Conthnya selisih 300 hektar hal tersebut sempat membuat Dinas dan Zeni TNI tegang. Selain itu juga Dinas selaku Pejabat Pembuat Komitmen terlihat saat itu terlalu gegabah dalam melakukan pencairan anggaran tahab demi tahab dalam kegiatan cetak sawah tersebut.

Persoalan kegiatan cetak sawah di Kabupaten Sumbawa terus menimbulkan masalah. Hingga saat ini ada tiga warga yang belum dibayar BBMnya oleh pelaksana cetak sawah tahun 2016 di Kabupaten Sumbawa. Meski pergantian Kadis dari Talifuddin ke Tarunawan persoalan pembayaran Bahan Bakar Minyak (BBM) milik H. Damhuji dan kawan-kawannya belum juga dilakukan.

Mengenai diperiksanya beberapa orang yang menjadi tim dalam kegiatan cetak sawah tahun 2016 di Kabupaten Sumbawa wartawan belum dapat mengkonfirmasi Baik Tim cetak sawah Tarunawan maupun Talifuddin dan Kapolres Sumbawa AKBP Yusuf Sutedjo. (Hermansyah Idris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *