Akhirnya PJ Gubernur Sumsel Mendarat Di Palembang, Ini Hal Pertama Setelah Setibanya di Palembang 

Palembang, newshanter.com – Setelah sehari sebelumnya telah dilakukan pelantikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Tito Karnavian untuk melantik sebagai Penjabat (PJ) Gubernur Sumatera Selatan kepada Dr Drs Agus Fathoni, M.Si beserta dengan Ketua Team Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PPK) Provinsi Sumsel A P Widyaningtyas Fatoni di Jakarta.

Maka tepat hari ini PJ Gubernur Sumsel Dr Drs Agus Fathoni, M.Si beserta istri yang menjabat sebagai PJ TP PKK provinsi Sumsel resmi mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin di ruang VIP Bandara, Selasa (3/10/2023).

Adapun turut mendampingi dan meyambut PJ Gubernur Sumsel dan PJ TP PKK Sumsel yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) provinsi Sumsel, Asisten III bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumsel, Para Staf Ahli Gubernur Sumsel, para Kepala Dinas (Kadis) dijajaran pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel, dan para organisasi perangkat daerah (OPD) yang berada dilingkungan pemprov Sumsel.

Dikatakan PJ Gubernur Sumsel Dr Drs Agus Fathoni, M.Si, dimana saya setibanya dikota Palembang tidak langsung ke Istana Griya Agung tetapi melainkan saya akan langsung ke salah satu hotel yang ada di kota Palembang yang berada tepat ditengah kota.

Dimana saya bersama dengan istri tercinta yang saat ini juga menjabat sebagai PJ Ketua TP PKK Sumsel untuk sementara waktu akan tinggal di hotel tersebut untuk beristirahat.

“Kami pulang kampung sekarang, untuk sama-sama membangun kampung kita dan kemudian kita membuat masyarakat semakin sejahtera” ujarnya saat di jumpai di ruang VIP Bandara SMB II Palembang.

Kemudian, menurut saya masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) atau tugas yang harus dikerjakan bersama-sama terutama tentang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang saat ini sedang terjadi dan dialami oleh provinsi Sumsel ini yang berada dibeberapa titik wilayah Sumsel.

Selain itu juga mengenai inflasi untuk penanganan kemiskinan ekstrem dan juga stunting. Masih banyak program prioritas yang akan kita tangani segera.

Apalagi cuacanya sedang seperti ini musim el Nino, ini bisa kita lakukan bersama-sama kalau kita kompak,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, dimana Pemprov, kabupaten/kota, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), kemudian swasta, masyarakat, harus bersama-sama, karena ini menjadi tanggungjawab bersama.

Kami bersama Forkompinda sudah diskusi langkah-langkah yang akan dilakukan. Nanti dalam waktu dekat kesempatan pertama saya akan kumpulkan Bupati, Wali Kota dan satuan tugas (satgas) Karhutla.

“Dimana tujuannya adalah untuk membahas bersama dengan satgas Tentara Nasional Indonesia (TNI), satgas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait penanganan Karhutla. Ini harus terpadu harus bersama-sama,” katanya.

Masih dilanjutkannya, dimana untuk soal kabut asap ini perlu dibahas secara bersama, sehingga tidak sendiri, kalau sendiri-sendiri makai tidak akan terkoordinir, sehingga untuk penanganannya sendiri kurang efektif.

Sehari dua hari ini kami segera kumpul dan saya akan juga turun kelapangan. Bukan hanya itu saja, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) serta dengan forkopimda lainnya juga terus bergerak kelapangan.

“Menurutnya, saya sebagai birokrat Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus siap ditugaskan dimana saja dan harus menjalankan tugas apapun yang diberikan pimpinan kepada kita,” ucapnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *