Asisten II Setda Sumsel Buka Trakindo Sharing Session Palembang, Ini Yang Disampaikannya

Palembang, newshanter.com – Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan (E.Keu) dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Darma Budhy, S.H.,S.T.,M.T yang mewakili Pemerintah Provinsi Sumsel membuka secara resmi kegiatan sosialisasi “Trakindo sharing session Palembang” alat tepat dengan beragam manfaat.

Adapun kegiatan ini sendiri diselenggarakan oleh Perusahaan Terbatas (PT) Trakindo Utama bersama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Republik Indonesia (JKPP RI) yang dilaksanakan bertempat di Grandballroom Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Kamis (7/9/2023).

Turut hadir didalam kegiatan ini Region Manager PT Trakindo Utama Southern Sumatera Djuwito Region, Branch Manager PT Trakindo Utama Cabang Palembang Akhmal Abu Bakar, Account Manager PT Trakindo Utama Head Office Hesti, perwakilan dari LKPP RI Hilman Fajri, perwakilan dari Dinas yang ada di pemprov Sumsel, dan undangan lainnya.

Dikatakan Asisten II Bidang E.Keu dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel Darma Budhy, S.H.,S.T.,M.T, dimana untuk provinsi Sumsel yang kita cintai bersama ini merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di Pulau Sumatera.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik, tingkat Pertumbuhan ekonomi Sumsel pada tahun 2022 lalu, mampu mencapai angka 5,23 persen.

“Kondisi ini memberikan gambaran dan rasa optimis yang tinggi, bagi Kita semua, bagi perbaikan perekonomian Sumsel yang lebih baik dan lebih maju dimasa mendatang,” ujarnya.

Kemudian, dengan visi dan misi Gubernur Sumsel H Herman Deru yakni Sumsel haruslah Maju, Sumsel Maju Untuk Semua. Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut, bahkan terbaik di Pulau Sumatra, tidaklah menjadikan Kita menjadi Jumawa.

Kita menyadari, dibalik upaya keras Pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Sumsel, Kita juga masih menghadapi beberapa masalah perekonomian.

“Menjadi perhatian Kita bersama, bahwa kinerja positif dan indikator ekonomi makro tersebut, harus dapat berkontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumsel,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, pemerintah menyadari bahwa, tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi haruslah dirasakan bersama, harus dirasakan sebagian besar masyarakat Sumsel, yaitu pertumbuhan ekonomi yang mampu menyentuh sendi-sendi ekonomi kerakyatan, sendi-sendi ekonomi masyarakat di Sumsel.

Melalui peraturan tersebut, Pemerintah mewajibkan penyerapan Produk Dalam Negri, dimana dalam pengadaan Barang/Jasa, wajib untuk menggunakan Produk Dalam Negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negri (TKDN) minimal 4O persen.

“Kebijakan ini merupakan peluang besar yang harus dimanfaat Pelaku usaha untuk meningkatkan pemasaran produknya. Saya ingin, peran dari seluruh pelaku usaha di Sumsel dapat semakin ditingkatkan,” katanya.

Masih dilanjutkannya, dimana APBD/APBN yang besar harus dapat menjadi target pasar bagi pelaku usaha asli Sumsel. Saya ingin uang tersebut berputar di Sumsel, sehingga mampu memberikan dampak sistemik bagi pergerakan ekonomi di Sumsel.

Dan Pemprov Sumsel berkomitmen, untuk terus mendorong seluruh sektor usaha untuk dapat terus tumbuh dan berkembang di Provinsi Sumsel. Berbagai kebijakan pemerintah tersebut selayaknya dapat menjadi motivasi pengembangan usaha untuk kalian semuanya.

“Silahkan manfaatkan peluang ini, Pasar sudah dibuka, jangan lupa untuk tingkatkan kualitas dan konsistensi mutu produk kalian semua. Kepada bapak/Ibu, seluruh Panitia Penyelenggara Kegiatan, khususnya dari PT. Trakindo Utama, Saya sangat mengapresiasi terlaksananya Kegiatan ini,” imbuhnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *