Palembang, newshanter.com – Dua penerbit Media Cetak di Palembang PT. Helmi Matahari Keluarga [PT.HMK] penerbit Majalah Rotasi dan PT. Dela Persada Surya [DPS] Penerbit Majalah Sniper. Menyumbangkan tagihan ADV yang tidak dibayar oleh Pemkab OKU yg kekurangan dana. Bagi PT. HMK sumbangan kali ini adalah untuk kedua kalinya. Sebelumnya tahun 2021 tagihan ADV juga tak dibayar. Sehingga seluruh sumbangan senilai Rp.30 juta.
Hal ini dikemukakan Direktur PT.HMK DR.Hc.Helmi Apri Hz pada newshanter.com, Rabu (28/12/2022).
Dikatakan Helmi, tagihan yang tak dibayar itu disumbangkan karena Humas Kabupaten OKU tidak ada dana. Kabag Humas Pemkab OkU Andit menjelaskan untuk membayar tunggakan tagihan penerbit hanya ada dana Rp.100 juta. Sedangkan yang harus dibayar seratusan media lebih.
” Untuk itu dicarikan jalan keluarnya. Tagihan PT.HMK dan PT.DPS akan dibayar, walau tidak sepenuhnya,” janji Andit seperti ditirukan Helmi Apri. Hz. Ternyata hingga 27/12/22 pembayaran yg dijanjikan tidak terealisasi.
Dari sumber yang didapat, dana Rp.100 Juta yg ada dibayarkan pada TV dan Media harian.
“Hal ini tidak adil dan pilih kasih,” ujar Helmi Apri yang juga pernah aktif jadi wartawan di Baturaja semasa Bupati Moeslimin dan Edy Yusuf ini.
“Kita membuat Adv tidak asal tembak. Tapi atas persetujuan pejabat Humas OKU. Kita ini swasta butuh biaya cetak dan operasional lainnya. Tapi karena Pemkab OKU kesulitan dana sejak wafatnya bupati dan wakil terpilih. Maka kita berimpati pada PJ Bupati Oku yang dilantik Gubernur Sumsel beberapa waktu lalu dengan menyumbangkan tagihan yg harusnya mereka bayar,” ujar Helmi Apri. Hz.
DIjanjikan awal tahun 2023
Dari informasi yang dihimpun newshanter.com, media media yg tidak dibayar dijanjikan akan diberi Adv Mulai awal tahun 2023.
Sementara sumber newshanter.com di Baturaja mengatakan total tagihan media di Pemda Oku mencapai Rp.1,7 M sedangkan dana yang ada bukan Rp.100 jt tapi Rp.300 juta semuanya dibayarkan pada media elektronik dan media cetak harian.
Helmi Apri Hz yg juga Pemred Majalah Rotasi dan Penjab Mjlh Sniper serta Hitam Putih. Ketika menyatakan pada Andit bahwa diduga media yang dirangkul Pemkab Oku ada yg belum terverifikasi administrasi dan faktual oleh Dewan Pers. Sementara media Rotasi, Sniper, Hitam Putih, News Hunter, Aksi, Arung, Detektip Swasta, Dimensi, Gradasi Serra media lainnya yang tergabung di SPPS yg diketuai Helmi Apri. Hz sudah terverifikasi adm dan faktual dibenarkan Andit.
Dari kenyataan ini, Bupati OKU dan jajaran dibawahnya seperti kurang memahami atau menyepelekan media media selain media harian. Sementara pihak humas bermain dengan media yg belum terverifikasi di Dewan Pers.
*Harus dibenahi*
Dikatakan Helmi bagian Humas itu garda depan yang melayani pers dan masyarakat. Sebaiknya yang ditugaskan Bupati dibagian ini orang yang tepat dan memahami tentang pers. Karena pers adalah mitra bagi pemerintah. Jangan justru Humas menciptakan kekecewaan pada kalangan pers, penerbit dan jurnalisnya.
“Memang dalam beberapa tahun belakangan. Humas Pemkab Oku semerawut karena dipimpinan orang yang kurang tepat. Mungkin Bupati menilai bagian Humas ini tidak terlalu penting di pemerintahan kab Oku,” ujar Helmi Apri Hz. [Haz]





