PALEMBANG -Newshanter.com- Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex, bersama bersama pembinan klub, Alex Noerdin mendatangi markas FC Barcelona di Spanyol. Kedatangannya mereka guna melakukan terobosan dalam pembinaan sepakbola di Sumatera Selatan (Sumsel).
Di markas Barcelona, Rabu, (16/11/2016) lalu, Presiden Agrupacio Barca Jugadors (perusahaan pengelola FC Barcelona), Ramon Alfonseda I Pous menyambut baik keinginan Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex Noerdin, untuk mengembangkan akademi bekerja sama dengan pihaknya.
Menurut Dodi mereka diterima langsung oleh Presiden Agrupació Barça Jugadors (Asosiasi Pemain Barca), Alfonseda Ramon Pous. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas beberapa program kerjasama mulai dari pengembangan pemain muda, peningkatkan pelatih, sport sciene, kerjasama marketing dan penyelenggaraan laga persahabatan.
“Sudah dua tahun Sriwijaya FC menjajaki kerjasama dengan FC Barcelona, terutama untuk pengembangan pemain muda Sriwijaya FC. Setelah kunjungan ini, kerjasama dua klub ini akan segera kita mulai,” kata Dodi dalam pesan singkat Sabtu (19/11/2016),.
Menurut Dodi, tim konsultan Barcelona akan datang ke Palembang pada Maret 2017 sebagai langkah awal memulai kerjasama dengan Sriwijaya FC.
Sementaa itu dalam siaran pers Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan disebutkan Presiden Barcelona Ramon Alfonseda i Pous mengatakan pihaknya telah memonitor perkembangan SFC, yang memiliki prestasi cukup baik. Klub ini telah mengantongi beberapa gelar sebagai juara dalam berbagai event, seperti dua kali juara ISL, tiga kali juara di kompetisi piala Indonesia, dua kali di kejuaraan Inter Island, juara tingkat U-21, serta dua kali juara dalam 16 besar kejuaraan AFC.
Ramon Alfonseda i Pous menilai prestasi luar biasa yang diraih SFC membuktikan adanya upaya sungguh-sungguh dalam pengembangan industri persepakbolaan di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan.
Program yang diluncurkan Sriwijaya FC dinilai sangat memiliki visi dan manfaatnya akan dirasakan generasi mendatang. BFC, kata Ramon, akan memberikan bimbingan kepada para pemain dan pelatih SFC serta memberikan pengertian kepada orang tua pada siswa Akademi SFC dengan nilai luhur dan spirit untuk tetap bekerja keras dan cerdas. “Kita mengapresiasi dan menduku
Ramon Pous, mantan pemain Barcelona era 1969-1973, menyambut rencana Sriwijaya FC mengembangkan akademi sepakbola bekerjasama dengan klub asal Catulanya tersebut. Ramon juga mengaku memperhatikan perkembangan Sriwijaya FC dalam kompetisi di Indonesia dan tingkat Asia. Klub berjuluk Laskar Wong Kito ini sukses menjadi juara Liga Indonesia dan Piala Indonesia serta dua kali masuk ke babak 16 besar dalam lingkup AFC.
Penjajakan kerjasama dengan Barcelona telah dirintis sejak 2014 saat mendampingi tim nasional (timnas) Indonesia U-21 pada turnamen Cotif yang berlangsung di Valencia, Spanyol. Waktu itu timnas U-21 yang dilatih Rudy Keltjes diperkuat sebagian besar pemain Sriwijaya FC U-21.(01)






