Pekanbaru-Newshanter.com” beralih saat meninjau di kelurahan Labuh baru timur, tepatnya di jalan. Meranti, juga butuh perhatian, kami melihat sendiri bersama lurah, Ketua RT/RW, dan OMS kecamatan, adanya Drenase yang sudah tertutup, kami tegaskan agar drenase tersebut di buka kembali” dikarmakan pada titik tersebut bila hujan tiba sering terjadi genangan Air, lantaran air yang datang dari rumah-rumah warga di saat hujan datang tidak tertampung lagi oleh drenase tersebut, pihak kelurahan sudah beberapa kali untuk melakukan pengecoran, tetapi tetap saja rusak lantara selalu terkikis air, tegas Zarman lagi”
lanjut Zarman” terdapat juga di jalan Arjuna, perempatan arjuna dan jalan waringin, terdapat drenase yang tidak sempurna(sempit), juga di jalan pembangunnan, ada tali air(anak sungai) yang harus digali lagi, pihak camat mohon juga atensi pemerintah kota”
Harapan Zarman candra, S.Stp.Msi selaku camat’ dengan kerusakan badan jalan, dan drenase yang kami lihat, jalan tersebut sangat trategis dan aktif di lalui oleh warga, sehingga warga disana berpikir negatif terhadap wilayahnya yang selalu rusak dan di genangi air”
Harapannya kepada dinas terkait agar cepat menggesa jalan dan drenase yang butuh cepat perbaikanya, dan juga zarman selaku camat himbaukan kepada lurah-lurah dan tokoh masyarakat agar mensurpai semua jalan-jalan yang rusak maupun berlobang agar di beri tanda atau rambu-rambu berbahaya, mengindari dari pada kecelakaan, lantaran dimana hujan tiba nanti, jalan yang berlubang tersebut sudah tidak terlihat lagi sudah sama rata dengan genangan air, ungkap zarman kepada wartawan ”
lanjut zarman lagi” terkait jalan Payung sekaki di wilayah kantor camat sendiri, pada tahun 2017 yang lalu telah pernah di anjurkan pada anggaran perubahan, sampai sekarang belum juga ada” dan untuk di tahun 2018 ini, saya belum tahu pasti, secara DPA-nya.
Harapanya” dalam jangka pertama ini, payoritasnya di rata kan dahulu lah, dengan dinas terkait, sebelum di lakukan pengaspalan, dan juga di iringi dengan pembuatan turap.
Dan kami harapkan dan tegaskan kepada ketua RT/RW, yang mana ada warga kita, yang melintas membawa kendaraan yang melebihi tonnase, agar dapat kita larang, agar tidak menambah memperburuk kondisi jalan nantinya” kalau tidak kita yang melarangnya dan menjaga lingkungan kita siapa lagi, tegas Zarman.
” (an Sdr)
Nho – jack





