Dhamasrata. newshanter.com. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar Amran SH MH, Sebelum melakukan kunjungan Kerja (kunker) ke Kabupaten Sijunjung terlebih dahulu Amran berserta rombongan telah melakukan kunker ke Kabupaten Dhamasraya Rabu (11/03/2020) pagi.
Dalam kunker keperbatasan Sumbar dan Jambi Amran dan Ketua IAD Wilayah Sumbar Beserta Rombongan Oleh Kajari dan Unsur Forkopimda Kabupaten Dharmasraya dan seluruh Pegawai dan PPNP Kejari dan disambut kesnian pencak silat.
Dalam pengarahan kejati Sumbar Amran, S.H.,M.H. di Aula Kejari, dalam arahan menyampaikan beberapa hal, diantaranya:
1. Tingkatkan kemauan, inovasi, dan pengelolaan administrasi persuratan di semua bidang.
2. Lakukan penegakan zero barang bukti, baik dari Pidum maupun dari Pidsus.
3. Percepatan penyelesaian perkara khususnya dalam tindak pidana khusus!
4. Tingkatkan Kepercayaan Publik dengan cara meningkatkan empati terhadap penanggulangan BNPB, serta melanjutkan pelaksanaan MOU pada Datun dengan SKK untuk meningkatkan investasi.
5. Jaga sinergi antara bidang Pidum, Pidsus, datun dan Intel dalam fungsi pamgal.
Pengarahan diakhiri dengan evaluasi dari pemaparan yang telah disampaikan.
Sementra itu Terkait Pilgub dan Pilkada di 13 Kota/kabupaten Provinsi Sumatera Barat, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sumatera Barat Amran, SH, MH kepada Newshanter.com mengatakan menghimbau seluruh Kejaksaan Negeri yang ada di Kota/Kabupaten di Sumatera Barat tidak terlibat dalam proses politik praktis.
Ia menjelaskan, dalam menghadapi pesta demokrasi ini, diinstruksikan bagi setiap Kejari yang ada di Sumatera Barat agar dapat sesegera mungkin untuk mempercepat penanganan terhadap kasus tindak pidana korupsi.
“Hal ini bertujuaan agar terciptanya suasana yang nyaman bagi masyarakat dalam menghadapi proses pemilihan nantinya,” ujarnya.
Menurut Kajati, jika ada pejabat atau oknum yang terindikasi korupsi tapi sebentar lagi ikut calon pilkada, tolong cooling down dulu. Jangan terlalu di ekspos, diberitakan, tetapi berikanlah kebebasan untuk menyelesaikan pesta demokrasi. Setelah itu silahkan lanjutkan penanganannya.
Selain itu kata Amran pihaknya bersama seluruh Kajari yang ada tetap melakukan pencegahan tindak pidana korupsi di wilayahnya masing masing. Buktinya pihaknya telah menangani berapa kasus korupsi di Sumbar.
“Selama dua bulan sejak saya dilantik kita sudah lebih dari satu menyelesaikan penanganan tindak kasus korupsi,” tegasnya. Namun putra Riau ini engan menyebutkan kasus korupsi apa yang telah selesai dilakukan penindakan. Karena, katanya tidak etis jika disebutkan kasus korupsi tersebut. Pasalnya dikhawatirkan hal itu nanti pelintir.
Dalam kunker Ke Kantor Kejaksaan Negeri Amran meninjau langsung keadaan Gedung Kantor dan kesiapan personil Pegawai Kejari Dharmasraya didampingi Kajari. M. Haris Hasbullah, S.H.,M.H.
Dalam pemantau kantor kajari Kajati mengapresiasi keadaan Kantor cukup luas dan megah yang perlu diisi dengan penyempurnaan. Beliau mendorong pembangunan gedung kantor yang nantinya mampu melayani pelayanan terpadu dan terintegrasi. (Zainal Piliang)









