PALEMBANG –Newshanter.com. Kunjungan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) ke beberapa negara di Eropa beberapa waktu lalu menghasilkan program kerjasama pendidikan jangka pendek dengan pemerintah Perancis. Program kerjasama dengan pemerintah Perancis adalah Student Exchange to France atau pertukaran pelajar ke Perancis agar pendidikan di Sumsel menjadi lebih baik dan dapat bersaing.
25 pelajar dari beberapa SMA dan SMK Negeri yang berangkat dalam program student exchange to france diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Sumsel, hal itu diungkapkan oleh Asisten Administrasi dan Umum Sumsel, Joko Imam Sentosa, pada acara Launching Student Exchange to France yang berlangsung di SMAN 1 Palembang, Kamis (24/08/2017).
“Pertukaran pelajar ini bertujuan agar siswa semakin mampu dan memiliki wawasan secara global. Dengan program ini siswa termotivasi dan bersemangat untuk dapat terpilih sebagai siswa yang dikirim ke Perancis,” ujarnya.
Lanjutnya, sekolah juga akan bersemangat dan berkepentingan agar siswanya dapat terpilih, selain itu siswa akan menambah wawasan belajar secara langsung dengan oengetahuan global.
“Informasi Teknologi yang berkembang harus juga diakomodir dengan peningkatan mutu. Sumsel akan mempersiapkan SDM yang berkelas internasional terutama untuk program pendidikan,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo program pertukaran pelajar sebagai peningkatan mutu pendidikan, realisasi kerjasama pemerintah Perancis hasil kunjungan Gubernur Sumsel.
“Kalau tidak ada program ini akan sulit untuk menjadikan sekolah bersangkutan menjadi berstandar internasional,” katanya.
Menurutnya, ini tentu menjadi program murah karena hanya membutuhkan tiket untuk berangkat, lalu di Sumsel juga siap menampung siswa-siswa dari Perancis yang datang ke Palembang untuk mengikuti program belajar.
“Kita sendiri hanya butuh tiket untuk berangkat ke Perancis, begitu juga nanti para siswa yang ada di Perancis ketika mereka akan belajar di Sumsel juga hanya menyiapkan tiket, sementara akomodasi lain disiapkan oleh kita di sini, bisa saja ia tinggal di rumah kepala sekolah dan lain sebagainya,” tutupnya.(01)





