Jakarta.Newshanter.com . Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul membenarkan adanya penangkapan terhadap 10 orang. Selain Sri Bintang, dari sepuluh orang tersebut adalah musisi Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet.
Martinus menjelaskan, Dhani diamankan pada pagi tadi di salah satu hotel di Jakarta. Saat ini, sepuluh orang itu diperiksa secara intensif di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.”Polri punya waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan. Ada beberapa perbuatan melanggar KUHP. Ini bagian upaya kita mencegah, menindaklanjuti laporan yang masuk,” ucap dia.
Martinus menjelaskan, beberapa orang tersebut pernah diberi surat panggilan pemeriksaan. Namun, mereka tak mengindahkan panggilan tersebut.
Sepuluh orang tersebut adalah Ahmad Dhani (Musisi/calon Bupati Bekasi0, Ratna Sarumpaet (aktivitis), Rachmawati Soekarnoputri (putri Presiden RI Pertama), Sri Bintang Pamungkas (AktivitiS), Mayjen Purn, Kivlan Zein, Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, Jamran, Eko, dan Rizal Kohar.
Rizal Ramli tidak di tahan
SEmentara di media sosial beredar isu Rizal Ramli ikut ditangkap polisi atas tuduhan upaya makar. Isu itu hoax alias tidak benar.”Tidak benar, Rizal Ramli gak ada masalah apa-apa,” kata Adhie M Massardi, sahabat dekat Rizal, kepada redaksi (Jumat, 2/12/2012).
Siang tadi Adhie berniat mengunjungi Rizal di kediamannya di Jalan Bangka IX Jakarta Selatan. Namun rencana itu urung dilakukan karena Rizal sudah terlebih dulu keluar rumah.
Namun demikian, Adhie setengah percaya saat pertama kali mendengar isu Rizal adalah satu dari 10 tokoh masyarakat dan aktivis yang ditangkap polisi dan dibawa ke Mako Brimob. Sebab, Rizal pernah menyentil keras soal kasus penistaan agama dan gaya kepemipinan Ahok.
Pemikiran Rizal itu dituangkan dalam artikel di harian Wall Street Journal edisi 10 November lalu dengan judul Jakarta’s Governor Gave Indonesian Islamist an Opening.
“Kalau pun dia di-TO (target operasi), kemungkinan karena tulisannya yang terlalu menyudutkan Ahok itu,” katanya.
Rizal memang setuju dan mendorong bahwa penegakan hukum yang berkeadilan harus dijalankan. Namun, kata Adhie yang pernah menjadi jurubicara presiden era pemerintahan Abdurrahman Wahid, Rizal tidak terlibat dengan gerakan-gerakan di jalanan yang mendorong penjarakan Ahok.”Dalam gerakan ini dia hanya mensupport secara moral dalam bentuk tulisan,” demikian Adhie
Sedangkan , Ernalia Sri Bintang mengatakan, penangkapan suaminya terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.10 WIB. Saat itu, satpam memberitahu Ernalia bahwa polisi dari Polda Metro datang mencari Sri Bintang. “Satpam mengetok-ngetok. Terus satpam bilang ini ada dari kepolisian dari Kapolda. Mau bicara sama Bapak. Saat itu Bapak lagi ngopi,” kata Ernalia di depan pintu masuk Mako Brimob, Jumat (2/12/2016).Ernalia menyebutkan, dirinya tidak melihat surat penangkapan yang dibawa oleh penyidik. Surat itu hanya ditunjukkan dan masih terbungkus amplop coklat.
“Saya mau foto surat penangkapan tidak boleh. Surat itu masih di amplop coklat. Mestinya saya dapat salinan surat penangkapan,” ucap Ernalia.Sri Bintang dibawa oleh penyidik sekitar pukul 06.30 WIB. Pada awalnya dia akan dibawa ke Polda Metro Jaya. Namun, di tengah jalan dia dibawa ke lokasi berbeda.
“Rencanya dibawa ke Polda. Tapi sekitar 5 menit, Bapak SMS, ‘Saya dibawa ke arah Brimob’,” kata Ernalia.Sepuluh orang
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul membenarkan adanya penangkapan terhadap 10 orang. Selain Sri Bintang, dari sepuluh orang tersebut adalah musisi Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet.
Martinus menjelaskan, Dhani diamankan pada pagi tadi di salah satu hotel di Jakarta. Saat ini, sepuluh orang itu diperiksa secara intensif di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.”Polri punya waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan. Ada beberapa perbuatan melanggar KUHP. Ini bagian upaya kita mencegah, menindaklanjuti laporan yang masuk,” ucap dia.
Martinus menjelaskan, beberapa orang tersebut pernah diberi surat panggilan pemeriksaan. Namun, mereka tak mengindahkan panggilan tersebut.
Sepuluh orang tersebut adalah Ahmad Dhani (Musisi/calon Bupati Bekasi0, Ratna Sarumpaet (aktivitis), Rachmawati Soekarnoputri (putri Presiden RI Pertama), Sri Bintang Pamungkas (AktivitiS), Mayjen Purn, Kivlan Zein, Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, Jamran, Eko, dan Rizal Kohar.
Rizal Ramli tidak di tahan
SEmentara di media sosial beredar isu Rizal Ramli ikut ditangkap polisi atas tuduhan upaya makar. Isu itu hoax alias tidak benar.”Tidak benar, Rizal Ramli gak ada masalah apa-apa,” kata Adhie M Massardi, sahabat dekat Rizal, kepada redaksi (Jumat, 2/12/2012).
Siang tadi Adhie berniat mengunjungi Rizal di kediamannya di Jalan Bangka IX Jakarta Selatan. Namun rencana itu urung dilakukan karena Rizal sudah terlebih dulu keluar rumah.
Namun demikian, Adhie setengah percaya saat pertama kali mendengar isu Rizal adalah satu dari 10 tokoh masyarakat dan aktivis yang ditangkap polisi dan dibawa ke Mako Brimob. Sebab, Rizal pernah menyentil keras soal kasus penistaan agama dan gaya kepemipinan Ahok.
Pemikiran Rizal itu dituangkan dalam artikel di harian Wall Street Journal edisi 10 November lalu dengan judul Jakarta’s Governor Gave Indonesian Islamist an Opening.
“Kalau pun dia di-TO (target operasi), kemungkinan karena tulisannya yang terlalu menyudutkan Ahok itu,” katanya.
Rizal memang setuju dan mendorong bahwa penegakan hukum yang berkeadilan harus dijalankan. Namun, kata Adhie yang pernah menjadi jurubicara presiden era pemerintahan Abdurrahman Wahid, Rizal tidak terlibat dengan gerakan-gerakan di jalanan yang mendorong penjarakan Ahok.”Dalam gerakan ini dia hanya mensupport secara moral dalam bentuk tulisan,” demikian Adhie.(rmol/Kc)





