WARGA OKU SELATAN LEGA SETELAH HASIL LAB TEST SWAB NEGATIF.

  • Whatsapp

Muaradua,newshanter.com.Warga OKU Selatan Wajib merasa lega setelah hasil Swab SR Umur 63 tahun berjenis kelamin laki laki warga Gunung raya hasilnya Negatif covid-19. berdasarkan hasil pemeriksaan Swab (PCR) yang dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.

Sebelumnya almarhum SR (63) Warga Desa Gunung Raya, Kabupaten OKU Selatan yang pernah dirawat di Rumah Sakit Antonio Baturaja lebih kurang 7 hari dan telah menjalani Rapid Tes dengan hasil positif.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten OKU Selatan, Marlis Abadi, SKM., MM yang didampingi Ketua Sekretariat Gugus Tugas Dony Agusta,  SKM., MM dan Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan, dr Meri Astuti., SKM., MM saat Press Release yang bertempat di Sekretariat Tim Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 pada Senin 27-04-2020 pukul 20:00 WIB.

Marlis Abadi mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan Swab (PCR) yang dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Provinsi Sumatera selatan, pasien berinisial SR, berjenis kelamin laki-laki, dinyatakan Negatif Covid-19.

Untuk diketahui, sejak hasil Rapid test SR dinyatakan positif, SR berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RS Antonio Baturaja. tim medis dan tim gugus tugas masih menunggu hasil pemeriksaan Swab (PCR) dari laboratorium Provinsi Sumsel dan hasilnya alhamdulillah Negatif ungkapnya.

SR dinyatakan meninggal dunia pkl 22.30 di RS Antonio Baturaja. Almarhum langsung dibawa ke kampung halamannya Desa gunung Raya, setibanya lebih kurang pkl 2.30 wib almarhum langsung dimakamkan, selasai pemakaman sekira pkl 5.00 wib pagi. Pemakaman tersebut dipimpin langsung oleh KAPOLRES OKU Selatan AKBP. Denny Agung Andriana. Beserta tim gugus tugas ujar marlis.

Sesuai dengan protokoler atau protap penanganan Covid-19,apa bila pasien PDP,” dinyatakan meninggal dunia maka peroses pemakamannya harus dilaksanakan berdasarkan protokoler pemakaman jenazah Covid-19 walaupun hasil swabnya belum keluar ujar marlis.

Prosedur pemakaman tersebut dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk memutus penyebaran mata rantai virus Corona Covid-19 agar tidak menyebarluas tegasnya.

Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 direncanakan akan mengunjungi keluarga pasien SR di Desa Gunung Raya Kecamatan Warkuk Ranau Selatan untuk memberikan edukasi dan mensupport keluarga korban atas musibah yang menimpa mereka tutupnya. (Usman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *