SIMPANG RIMBA- Tersinggung berujung dendam menjadi motif insiden berdarah yang terjadi di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpangrimba, Kabupaten Bangka Selatan (Basel).
Ya, nyawa Deris (36), warga RT 03 RW 03 itu tak tertolong setelah dada sebelah kiri, tepat dibagian jantung tertancap sebilah pisau milik Joka (32) yang juga berdomisili di desa setempat.
Berdasarkan Laporan Polisi (LP) Nomor LP/B-84/ VI/ 2020/ BABEL/Res Basel/Sek Simpangrimba tanggal 3 Juni 2020, Kapolres Basel AKBP S Ferdinand Suwarji menjelaskan seputar kronologis kejadian.
“Pada Rabu tanggal 3 Juni 2020 sekira pukul 15.00 di ruas jalan Dusun Serdang telah terjadi tindak pidana penganiayan yang akibatkan korban Deris meninggal dunia,” ujarnya, Rabu (3/6) malam.
Kejadian bermula pada saat korban sedang berteduh di salah satu rumah warga di dusun setempat. Pada saat itu, di seberang jalan juga sedang berdiri pelaku sembari memanggil korban.
“Setelah korban menghampiri pelaku, tanpa ada percakapan, pelaku langsung menikam menggunakan sebilah pisau ke arah dada sebelah kiri daerah jantung korban. Lalu korban tersungkur,” kata dia.
Usai melancarkan aksinya, pelaku dengan cepat melarikan diri ke arah Desa Jelutung II. Sedangkan korban di bawa warga ke Pustu dan puskesmas Simpangrimba, namun nyawanya tak tertolong.
“Setelah dapat laporan sekitar jam 16.30 tim dari Polsek Simpangrimba langsung bergerak cepat mencari keberadaan pelaku. Awalnya didapati pelaku kabur ke arah Kecamatan Payung,” ujarnya.
Lebih lanjut, pelaku dikabarkan melarikan diri menggunakan sepeda motor Jupiter MX warna hitam. Kemudian Polsek Simpangrimba pimpinan Iptu Perdana Win Sapayana berkoordinasi dengan Polsek Payung.
“Sekira pukul 17.15 WIB pelaku berhasil diamankan di Desa Payung oleh Kapolsek Simpangrimba dan anggota dengan diback up oleh personel Polsek Payung. Lalu diamankan ke Polsek Payung,” ujarnya.
Pelaku pun mengakui bahwa memang dia yang telah menikam korban saat petugas melakukan interogasi. Untuk menghindari amukan warga, pelaku langsung dibawa ke rutan Polres Basel.
“Motifnya pelaku tidak senang korban ada lewat depan pelaku mengunakan sepeda motor dengan kencang saat pelaku sedang minum miras. Disamping itu pelaku kemana-mana selalu bawa pisau,” jelasnya.(devi)