Rumah Soekarno Perkuat Hubungan Kerjasama PDIP Dengan Partai Komunis Tiongkok

JAKARTA -Newshanter.com,- Delegasi Partai Komunis Tiongkok Kota Shenzen mengunjungi DPP PDI Perjuangan di Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (23/11/2015) dalam rangka mempererat hubungan dan kerja sama antara kedua partai, termasuk untuk membangun ‘Soekarno House’ di Kota Shenzhen.

“Kami berharap adanya ‘Soekarno House’ ini dapat menjadi jalinan utuh bagi kedua partai yang sama-sama memiliki tujuan untuk membangun kerjasama dari berbagai lini,” ujar Ketua DPP PDIP Bidang Hubungan Internasional, Andreas Hugo Pareira di Kantor PDIP, Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Bacaan Lainnya

Menurut Andreas sebagai ketua delegasi dari PDIP, dengan terbangunnya ‘Soekarno House’ di Kota Shenzhen akan membawa banyak hal positif, bagi kedua negara. Terlebih Tiongkok mempunyai potensi besar dalam bidang perekonomian yang tumbuh pesat beberapa waktu belakang.

Sementara itu, pimpinan delegasi Kota Shenzhen, Tian Fu mengatakan bahwa dirinya sangat senang jika kerjasama tersebut benar terjadi dan akan membantu mempercepat proses pembangunan. “Rumah Soekarno ini akan menjadi pilar yang akan memperkokoh dan mempererat kerjasama bilateral. Jadi kami akan membantu sebisa kami untuk mewujudkan hal ini,” kata Tian Fu.

Dalam acara tersebut, hadir pula wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat dan wakil ketua Fraksi PDIP di MPR, Ahmad Basarah besert fungsionaris DPP PDIP lainnya.

Kunjungan delegasi Shenzhen merupakan lanjutan dari kunjungan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Shenzhen pada Senin (12/10) lalu. Saat itu Megawati diundang dalam acara peletakan batu pertama Rumah Sukarno di Qianhai, salah satu area bisnis di Shenzhen, Guangdong, di China selatan.

Andreas mengatakan, pembangunan Rumah Soekarno akan menyediakan platform Internasional bagi perusahaan serta organisasi antara Indonesia dengan Tiongkok. Selain itu, Rumah Soekarno akan memperkuat kerjasama baik di bidang politik ekonomi maupun kebudayaan antar kedua negara.

Andreas berharap pemerintah kota Shenzhen dapat membantu mempercepat proses pelaksanaan pembangunan Rumah Soekarno seperti yang telah direncanakan oleh Ketua House of Indonesia, Huang Bo.

Selain Andreas, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga ikut dalam pertemuan. Djarot mengakui peremuan ini menjadi jembatan dalam membangun kerjasama antara pemerintah kota Shenzen dengan DKI Jakarta. Sebagai pusat pertumbuhan utama di Indonesia, papar Djarot, Jakarta bisa menjadi pintu masuk investor dari Shenzen, seperti di bidang pembangunan moda transportasi dan teknologi informasi. “Jika berkenan Mr Fu bisa berkunjung ke Balai Kota, saya akan pertemukan dengan dinas terkait, untuk membangun kerjasama dengan baik,” tutup Djarot.

Sementara itu, Tian Fu mengatakan puhaknya sangat senang dapat berkunjung kembali ke Indonesia. Menurut dia, Rumah Soekarno merupakan pilar yang akan memperkokoh dan mempererat kerjasama bilateral kedua negara di berbagai bidang.(OKZ/NHO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *