Penembak Kapolsek Rambang Ditembak. Karena Melawan Saat di Tangkap

ilutrasi

MUARAENIM, —Setelah sempat tiga bulan menjadi DPO, akhirnya, Erwin (35) warga Desa Negeri Agung, Kecamatan Rambang, yang sebelumnya melakukan penembakan Kapolsek Rambang AKP Makmun Rasid, berhasil dibekuk. Akibat melakukan perlawanan pelaku nyaris tewas tertembak di kepala, Kamis (12/02/2015) pukul 20.30.

Dari informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, pelaku sebelumnya telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Rambang, sesuai dengan laporan kasus 351 penembakan Kapolsek Rambang No : LP/537-A/X/2014/Poles M.Enim tgl 29 Oktober 2014 dan Kasus illegal taping 363 No : LP/70-B/X/Sek Rambang tanggal 29 Oktober 2014, serta DPO Polsek Rambang Dangku kasus illegal taping No : LP/8,B/VI/2014/Sek R. Dangku tanggal 17 Juni 2014.

Tersangka Erwin ini, memang dikenal merupakan pelaku illegal taping yang beraksi di wilayah Rambang dan sekitarnya. Dan pada saat mereka melakukan aksinya pelaku bersama teman-temannya berhasil kabur setelah mengetahui bahwa ada patroli petugas yang sedang menuju kelokasi pencurian illegal taping.

Begitu mengetahui razia tersebut tersangka dan temannya berupaya menghambat dan mengusir petugas keamanan dengan cara mengeluarkan tembakan hingga mengenai kaki kanan Kapolsek Rambang AKP Makmun Rasid. Kemudian sebagian petugas melakukan pengejaran dan sebagian membawa Kapolsek ke rumah sakit.

Semenjak itu, petugas terus melakukan pengusutan dan pengintaian, yang akhirnya keberadaan pelaku berhasil diketahui dan langsung dilakukan pengepungan. Namun ketika akan ditangkap pelaku berupaya melakukan perlawanan. Karena tidak mau mengambil resiko, apalagi pelaku dikenal ganas, petugas akhirnya melumpuhkannya dan secara tidak sengaja mengenai bagian kepalanya.

Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto, saat dikomfermasikan, memang telah mengamankan tersangka Erwin Bin Sahril yang merupakan pelaku illegal taping dan pelaku penembak kapolsek Rambang AKP Makmun Rasid.

Petugas terpaksa menembak, karena pada saat akan ditangkap, tersangka berupaya melawan petugas dan berusaha mengambil senjata api milik petugas. Melihat perlakuan tersangka petugas melakukan tindakan kepolisian dengan cara melepaskan tembakan dan mengenai kepala tersangka.”Saat ini tersangka masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih dan dijaga ketat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *