Muba,NewsHanter.Com – Kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam pelaksanaan tugas pokoknya, sangat ditentukan oleh kemampuan setiap personel perorangan maupun satuan yang harus ditingkatkan melalui kegiatan yang terprogram, teratur, dan terukur yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berkelanjutan.
Hal ini yang ditekankan oleh Kepala Staf Korem 044/Gapo Letnan Kolonel Inf Imanulhak, pada acara pembukaan Gladi Posko l Kodim 0401/MusiBanyuasin (Muba). Selasa(9/6) yang dilaksanakan di Aula Makodim 0401/Muba.Acara ini juga dihadiri Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, unsur FKPD Kabupaten Muba, para Perwira, Bintara dan Tantama serta peserta latihan Posko I Kodim 0401/Muba.
“Latihan Posko I Kodim 0401/Muba merupakan salah satu metode latihan taktis tanpa pasukan yang bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf untuk merencanakan, menyiapkan serta
melaksanakan operasi bantuan kepada Pemerintah Daerah setempat,” ujar Letnan Kolonel Inf Imanulhak.
Lebih lanjut Beliau mengatakan latihan ini merupakan upaya mengaplikasikan rencana operasi dengan protap satuan dan untuk menguji komando, kendali, komunikasi, komputerisasi dan informasi dalam pelaksanaan tugas oprasional dilapangan, sehingga dapat dilaksanakansecara optimal.
Letnan Kolonel Inf Imanulhak berharap dengan adanya latihan Posko I ini, seluruh Prajurit Kodim 0401/Muba akan mampu bertindak dengan cepat, tepat dan tuntas dalam mengatasi bencana alam yang terjadi, dan mampu memberikan bantuan kepada Pemerintah Daerah terhadap ancaman serta permasalahan yang mungkin terjadi.
Hal ini sesuai dengan tema latihan Posko I Kodim 0401/Muba yakni “Kodim 0401/Muba siap meningkatkan kualitas mekanisme hubungan kerja Komandan dan Staf serta membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Muba dan Kabupaten Banyuasin dalam rangka Operasi Militer selain perang.”
Latihan Posko I dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 9 sampai tanggal 11 Juni 2015 yang dilaksanakan di Makodim 0401/Muba. Kegiatan ini diikuti sebanyak 60 orang yang terdiri dari 25 orang penyelenggara dan 35 orang pelaku.( Heri Chaniago)





