BANYUMAS – Sejumlah warga menyadari bahwa kerja berat saat membangun jalan di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang menjadi sasaran pokok TMMD Reguler ke-108 Kodim 0701/ Banyumas, akan berlangsung hingga ujung jalan.
”Bekerja di lokasi pembangunan jalan TMMD, selamanya akan berat karena medannya yang ekstrim. Semua itu, kerja berat itu akan berhenti hingga jalan yang dibangun itu mencapai sekitar 2 KM, sesuai gambar perencanaan yang ada,” ungkap Danramil 15/Pekuncen, Kapten Inf. Subandi (29/6/2020)
Bukan maksud membesarkan keadaan yang ada. Sejumlah warga Desa Petahunan juga mengakui bahwa medan jalan yang dibangun oleh TNi dan warga itu sangat eksrim, yakni banyak tanjakan tajam begitu juga sebaliknya juga banyak turunan tajam.
”Kami sendiri saat harus memindahkan peralatan kerja, seperti kayu-kayu yang digunakan untuk pembatas pembangunan jalan, cukup berat. Meski dengan alat bantu gerobak, tetap saja harus kerja berat karena banyakl tanjakan,” ungkap Dasuki (51) salah satu warga Desa Petahunan yang cukup aktif terlibat di pembangunan jalan TMMD tersebut. (Ags)





