NewsHanter.com, PEKALONGAN, – Di mata Mbah Sumar (72), petani yang tinggal di Dukuh Jlubang, Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, waktu pelaksanaan TMMD di desanya dinilai sangat tepat.
”Wah wekdale TMMD pas niki, mangke sedaya warga bakal nyengkuyung ngantos rampung ( wah waktu TMMD sudah pas ini, nanti seluruh warga akan mendukung ikut bekerja saampai selesi -Red),” ungkap Mbah Sumar ketikad ditemui Tim Pendaim Pekalongan.
Ditanya alasan dari waktu yang pas itu ? Mbah Sumar menerangkan, saat TMMD dimulai, banyak petani di Pantirejo boleh dikatakan sedang “nganggur”. Artinya, warga yang sebagian besar sebagai petani itu sudah tidak mempunyai pekerjaan di sawah.
”Rata-rata petani di Pantirejo sudah tinggal menunggu panen. Artinya tanaman padi di sawah sudah lewat pemupukan, sehingga tinggal menunggu panen, sehingga nantinya akan guyub saat ikut kerja bhakti,” terang Mbah Sumar.
Dikatakan waktu pas yang lainnya, ujarnya, diperkirakan saat TMMD selesai, diana kondisi jalan juga sudah bagus dibangun TNI, saatnya pas para petani panen padi. ”Sehingga untuk mengangkut hasil panenan dari sawah ke rumah akan lancar, tidak terkendala jalan rusak,” imbu Mbah Sumar. (Pendim 0710/Pekalongan)





