Jakarta Newshanter.com- Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari ini. Presiden Joko Widodo bersama istri memilih salat Idul Adha di Martapura, Kalimantan Selatan. Sementara menteri dan pejabat negara lain salat di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Pantauan detikcom di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2015), sejak pukul 06.00 WIB ratusan ribu jamaah sudah mulai berdatangan memadati masjid yang berada di pusat Jakarta itu.
Namun tidak seperti tahun tahun sebelumnya Sholayt Idhul Adha diikuti Kepala Negara RI. Tahun Presiden RI Jokowi Widodo Sholat Idhul Adha di tempat lain. Di masjid Istiglal tampak hadir menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara antara lain Menpan RB Yuddy Chrisnandi, Menteri Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Pertanian Amran Saleh, Ketua MPR Zulkifli Hasan, ketua DPD Irman Gusman, serta duta besar negara-negara sahabat.
Bertindak sebagai imam adalah H Hasanuddin Sinaga, dan khatib DR HM Amin Abdullah yang merupakan Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Tema khutbah salat Idul Adha 1436 H kali ini ‘Berkurban untuk Kemajuan Bangsa dan Peradaban’. Salat Idul Adha dimulai pada pukul 07.00 WIB.
Sementara itu, sejumlah polisi melakukan pengamanan di sekitar masjid. Bahkan pada tahun ini polisi menghadirkan kendaraan taktis, Barracuda milik Polda Metro yang disiagakan di depan pintu utama masjid yang dapat menampung 200.000 jamaah itu.
Salat Idul Adha selesai sekitar pukul 07.45 WIB. Pelaksanaan salat berlangsung aman dan lancar. Usai salat, sejumlah pejabat negara meninjau hewan kurban yang akan disembelih di halaman Masjid Istiqlal.
Presiden juga turut menyumbangkan kurbannya di masjid ini. Sementara Wapres JK tengah berkunjung ke New York untuk agenda sidang PBB.”Enak nih, Salat Id-nya. Engggak banyak yang jagain, enggak kaya Salat Idul Fitri kemarin,” ucap salah seorang pedagang.
“Iya soalnya enggak ada Jokowi, jadi enggak ada Paspamres,” timpal pedagang lainnya.
Dari Pantauan wartawan Newshanter.com, karena banyaknya jamaah yang ingin salat di Istiqlal, bangunan masjid berlantai dua itu tidak mampu menampung jamaah yang membludak. Akibatnya puluhan jamaah terpaksa melaksanakan salat di luar masjid.
(bb/NHO)





